By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Yati Pesek akan Meriahkan Wayang Orang ‘Kalimasada Murca’ di Kota Lama
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Seni Budaya

Yati Pesek akan Meriahkan Wayang Orang ‘Kalimasada Murca’ di Kota Lama

Last updated: 28 Februari 2020 17:30 17:30
Jatengdaily.com
Published: 28 Februari 2020 17:30
Share
Yati Pesek
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang bersama Sahabat Pecinta Wayang Orang (SPWO) Jakarta akan menyelenggarakan kegiatan Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca”.

Pagelaran Wayang Orang  ini dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2020 dimulai pukul 14.00 WIB. Pergelaran Wayang Orang akan dipentaskan dua kali dihari yang sama, yaitu pada pukul 15.00 – 17.00 WIB dan pada pukul 19.30 – 21.30 WIB dengan menghadirkan bintang tamu Yati Pesek, Dhanny Dahlan, dan Ciblek Banyumas.

Pagelaran Wayang Orang digelar di Gedung Oudetrap Kawasan Kota Lama Semarang sebagai ikon Kota Semarang kedua selain Lawang sewu dan Tugumuda.

Sekertaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminudin,” mengungkapkan pagelaran seni budaya ini termasuk Dalam rangkaian acara Peringatan HUT ke-473 Kota Semarang, dimana pergelaran wayang orang ini dapat membangkitkan cinta budaya Indonesia, sekaligus menjadi tontonan segar yang menghibur dan bernilai filosofi tinggi bagi generasi muda penerus budaya bangsa khususnya di Kota Semarang”. Selasa, 25/02/2020.

Wayang orang kali ini menceritakan pencurian Jamus Kalimasada oleh prajurit wanita Dewi Mustokoweni yang dendam karena orang tuanya dibunuh oleh Prabu Arjuna. Dewi Srikandi sebagai istri Arjuna tidak terima sehingga mencoba untuk mencari Dewi Mustokoweni. Akhirnya terjadilah perebutan  Jamus Kalimasada.

Ketua tim penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana menyampaikan ruh kesetaraan gender tetap musti dijaga. Medianya beraneka ragam, salah satunya berani tampil dalam pentas pertunjukan seni. Wayang orang salah satunya. Selain itu, ini juga merupakan bentuk perjuangan pelestarian budaya. Generasi tak boleh lupa akar budayanya, wanita mengambil peran di dalamnya.

Pementasan Wayang Orang Putri ini memberi kesempatan kepada pencinta seni budaya dan penggemar wayang orang, dan turut menularkan kecintaan terhadap seni budaya wayang orang kepada para generasi muda sebagai penerus pelestari budaya bangsa. Khususnya kaum wanita yang ikut berpartisipasi dalam pagelaran ini,” Imbuhnya.

Selain kegiatan Pergelaran Wayang Orang, dalam hal ini ada perlombaan fotografi yang dibuka untuk umum. Nantinya, foto – foto pemanang akan di pamerkan pada puncak acara Pergelaran Wayang Orang Putri dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2020 yang diramaikan dengan Bazaar Produk Seni dan Kuliner di Radjawali Semarang Cultural Center.Ugl — st

You Might Also Like

Nasib Perempuan Pekerja Seni
Langgar Merdeka, dari Toko Ganja jadi Tempat Ibadah
Hadirkan Sandiaga Uno, USM Gandeng PWI Jateng Gelar “Purnama Puisi di Atas Awan”
‘Sang Panggung’, Konsep Teater Lingkar Gabungkan Seni
Sastra Peranakan Tionghoa Terabaikan
TAGGED:Kalimasada MurcaPecinta wayang orangWayang orang di Kota LamaYati Pesek
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?