By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Banyak Orang Tua Belum Tahu Usia Emas, Covid-19 Turunkan Partisipasi PAUD
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banyak Orang Tua Belum Tahu Usia Emas, Covid-19 Turunkan Partisipasi PAUD

Last updated: 13 Desember 2021 16:07 16:07
Jatengdaily.com
Published: 13 Desember 2021 16:07
Share
Kabid PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Afida Aspar dan Kepala Korwil Bidang Dikbud Kecamatan Demak Noor Sulistyawati menari bersama siswa-siswi TK Negeri Pembina Kabupaten Demak asuhan Hj Elda Nurmalasari. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)- Masih banyak orang tua belum tahu anak usia dini atau emas dimulai dari 0 sampai dengan 6 tahun. Lebih memprihatinkan lagi, pandemi corona turut andil menjadi penyebab menurunnya angka partisipasi pendidikan anak usia dini (PAUD).

Saat kunjungan kerja ke TK Negeri Pembina Kabupaten Demak dan TK Az Zahra, Bunda PAUD Kabupaten Demak Hj Khodijah Ali Makhsun menyampaikan, begitu pentingnya pendidikan anak usia dini maka sehingga anak di usia emas sangat perlu pendampingan.

“Pada usia emas anak harus benar-benar didampingi. Masalahnya masih banyak orang tua belum tahu anak usia dini itu dimulai dari 0 sampai dengan 6 tahun,” tuturnya, Senin (13/12).

Maka itu lah, istri Wabup Demak tersebut berpendapat, perlu adanya support bagi orang tua. Jika perlu mblusuk-mblusuk hingga ke desa, kumpulkan mereka dan beri pemahaman tentang pentingnya PAUD.

Memang tak jarang orang tua khawatir (belum tega) anaknya terlalu kecil untuk diperkenalkan dunia pendidikan. Padahal semakin dini anak mendapatkan pengasuhan yang benar, anak semakin cepat mandiri pula.

“Yen mesakke terus ke anak yo mbuh mengko. Di sini lah pentingnya memberi pemahaman orang tua tentang PAUD, sekaligus melibatkan mereka (parenting) dalam pendidikan anak,” imbuhnya.

Turut hadir mendampingi Kabid Pendidikan Non-Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Afida Aspar. Di samping Kepala Korwil Bidang Dikbud Hj Noor Sulistyawati, Penilik H Sapon dan Ketua Himpaudi Kabupaten Demak Lusiyanti.

Di sisi lain, kekhawatiran akan paparan covid-19 pada anak telah berimbas pada menurunnya angka partisipasi pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Demak.

Sehubungan itu pemda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berupaya mengoptimalkan fungsi bunda PAUD di desa juga kecamatan, sekaligus memberikan pemahaman masyarakat pentingnya PAUD bagi terciptanya generasi berkualitas.

Seperti diungkapkan Kabid Pendidikan Non-Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Afida Aspar. Menurutnya, setiap anak berhak dapatkan PAUD berkualitas.
Karenanya usia emas anak perlu dibina dan dirangsang sehingga siap ke jenjang selanjutnya.

Maka itu PAUD Holistik Integratif yang merupakan penanganan anak usia dini secara utuh menyeluruh diterapkan. Karena mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan serta perlindungan untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak usia dini.

Hanya saja, pandemi corona yang berkembang 1,5 tahun terakhir turut berimbas pada menurunnya angka partisipasi PAUD.

Khususnya di Kabupaten Demak penurunan mencapai 10 persen.

“Sehingga penting mengoptimalkan peran bunda PAUD di desa, ditambah dukungan bunda PAUD kecamatan serta elemen terkait untuk meningkatkan partisipasi PAUD. Termasuk revitalisasi Pos PAUD desa yang sejauh ini baru ada 92 satuan dari 249 desa/kelurahan,” tandasnya. rie-she

You Might Also Like

Rumah BUMN Rembang kirimkan 13 UMKM Binaan Ikuti INACRAFT 2024
Pimpinan DPRD Semarang Jangan Kosongkan Kantor
Banjir Jakarta: Tiga Siswa MTsN 19 Pondok Labu Meninggal
PKL di Jepara Dilarang Jualan di Jalan Protokol
Transportasi Kereta Api Masih Jadi Idola di Liburan Isra Miraj dan Nyepi
TAGGED:Covid-19 Turunkan Partisipasi PAUDUsia Emas
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?