Ilustrasi: Foto: dok.bnpb
SEMARANG (Jatengdaily.com)–  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat sebanyak 14 Kabupaten di Jawa Tengah dilanda kekeringan selama kemarau 2021.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Jateng, Dikki Ruli menyebut pihaknya telah mendistribusikan 1.222 tanki air bersih untuk 13 ribu warga terdampak kekeringan.
“Kekeringan di Jawa Tengah ada di 14 kabupaten di 234 Desa 114 kecamatan jadi sudah kami Distribusikan di 1.222 Tanki air setara 5.776 juta liter,” kata Diki di Semarang, Senin (13/9/2021).
Ia menjelaskan, hingga September 2021 BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak bencana kekeringan dengan total 11 ribu Kepala Keluarga (KK) di 114 Kecamatan 234 Desa di 14 Kabupaten Jawa Tengah.
“Puncak kemarau ada di bulan Agustus kemarin hingga September ini, permintaan air bersih juga banyak dari daerah-daerah,” jelasnya.
Diki menambahkan, empat daerah terparah kekeringan berada di Kabupaten Cilacap, Karanganyar, Temanggung dan Magelang.
Selain waspada bencana kekeringan krisis air bersih, BPBD Jateng juga mewaspadai adanya bencana kebakaran lahan dan hutan.
“Ada empat daerah yang parah, selain kekeringan kami juga waspada kebekaran hutan dan lahan (karhutla),”pungkasnya. adri-she