By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: DPRD Izinkan Gubernur Refocusing Anggaran untuk Vaksin
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

DPRD Izinkan Gubernur Refocusing Anggaran untuk Vaksin

Last updated: 29 Januari 2021 21:00 21:00
Jatengdaily.com
Published: 29 Januari 2021 21:00
Share
VAKSINASI: Wakil Ketua DPRD Jateng H Sukirman saat mengikuti vaksinasi tahap kedua di RSUD Tugurejo, Kota Semarang, Kamis (28/1), Foto:dok/hms
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Vaksinasi sebagai bagian penanganan Covid-19 di Jawa Tengah sudah mulai berjalan. Bahkan di tingkatan pemerintah provinsi, sudah memasuki tahap kedua.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah H Sukirman mengatakan, sangat mendukung vaksinasi tersebut. Sebab, hal ini merupakan bagian untuk segera menuntaskan masalah virus corona yang sudah hampir satu tahun terjadi.

“Karenanya, kita sangat mendukung upaya pemerintah ini. Memang tahap awal adalah untuk pimpinan instansi, atau lembaga dulu, mapun tenaga medis, sebelum sampai ke masyarakat umum,” ujarnya usai mengikuti vaksinasi tahap 2 di RSUD Tugurejo, Kota Semarang, Kamis (28/1).

Sebagai bagian dukungan dari Legislatif, Sukirman menambahkan, pihaknya mengizinkan gubernur untuk melakukan refocusing anggaran pada tahun ini. Syaratnya dana dari refocusing itu diperuntukkan untuk vaksinasi.

“Mungkin saat ini dosis vaksin yang diterima masih terbatas. Kita juga belum tahu kapan dosis vaksin yang ada benar-benar cukup bagi masyarakat Jawa Tengah,” katanya.

Atas dasar itu, lanjutnya, jika harus melakukan refocusing anggaran untuk vaksinasi, pihaknya siap memberikan lampu hijau. Sebab semua itu demi percepatan penanganan Covid-19.

“Karena dengan adanya Covid-19 ini, program-program lain tidak maksimal. Karenanya tentu perlu dukungan penuh untuk penyelesaian Covid-19 ini,” terangnya.

Jika pandemi Covid-19 telah usai, maka kata Sukirman, pembangunan daerah akan bisa maksimal. “Memang ada semacam pengorbanan dulu. Misalnya soal anggaran. Tentu kita prioritaskan untuk penanganan di sisi kesehatannya dulu,” sebutnya.

Dampak lain, seperti sosial, ekonomi, jelas Sukirman, juga bisa berjalan beriringan. “Namun jika sisi Covid-19 nya sudah selesai, maka program-program lain yang sudah tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), akan lebih fokus lagi dan maksimal,” tandasnya. st

You Might Also Like

Terbaik Pengembangan Karier, Telkom Indonesia Kembali Masuk Daftar LinkedIn Top Companies 2025
Mahasiswa KKN USM Hijaukan Desa Kawengen, Tanam 300 Pohon dan Pasang Biopori Cegah Banjir
Peringati Hari Buruh, Edy Wuryanto Dukung Perlindungan bagi Pekerja
OJK Sebut Perbankan Blokir 6.056 Rekening Terindikasi Judi Online
DPW Jateng PKS Dukung Anies Dalam Capres 2024
TAGGED:DPRD Jawa Tengahrefocusing anggaranvaksin
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?