By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Forkompimda Demak Pantau PTM, Diharapkan Segera 100 Persen
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Forkompimda Demak Pantau PTM, Diharapkan Segera 100 Persen

Last updated: 10 September 2021 16:38 16:38
Jatengdaily.com
Published: 10 September 2021 16:38
Share
Forkompimda Kabupaten Demak saat memantau pelaksanaan PTM terbatas dan vaksinasi pelajar di SMP Negeri 2 Demak. Foto : sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Sekolah tidak sekadar mengajar. Namun ada pendidikan karakter dan moral yang hanya bisa disampaikan langsung kepada siswa. Maka itu kelas pembelajaran tatap muka diharapkan segera 100 persen, sehingga pendidikan berkualitas yang sebenarnya dapat terwujud.

Dukungan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen terungkap saat Forkompimda Kabupaten Demak yang dipimpin langsung Bupati dr Hj Eisti’anah memantau pelaksanaan PTM terbatas di SMP Negeri 2 Demak dan SMA Negeri 1 Demak, Jumat (10/9/2021). Di dua sekolah tersebut terpantau sistem blended learning berlangsung sesuai ketentuan pencegahan COVID-19 dengan standar protokol kesehatan (prokes) ketat.

Kepala SMP Negeri 2 Demak H Mulyadi menjelaskan, PTM terbatas dilaksanakan sejak 19 Agustus 2021 sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Yakni kombinasi pembelajaran luar jaringan (luring) 50 persen kehadiran, dan 50 persen lagi sisanya belajar di rumah dengan model dalam jaringan (daring) atau online.

“Karena di sekolah kami ada kelas paralel maka kehadiran bergilir berdasarkan nomor presensi ganjil genap. Dengan durasi waktu 2-3 jam setiap harinya,” jelasnya.

Selain standar prokes 5M, Mulyadi menambahkan, pelaksanaan vaksinasi pelajar juga dikawal ketat pihak sekolah. Tahap pertama dilaksanakan di Pendapa Satya Bhakti Praja Kabupaten Demak saat pembelajaran masih sistem daring dengan cara mendaftar lewat link. Sementara yang kedua saat PTM, dengan dukungan Puskesmas Demak 1.

“Vaksinasi tahap pertama capaian kurang optimal, hanya sekitar 30 persen dari total jumlah siswa kami 940 anak. Sisanya diharapkan selesai pada vaksinasi tahap 2 bersama Puskesmas Demak 1 yang dilokasikan di sekolah,” kata Mulyadi.

Mengenai pantauan PTM bersama Forkompimda, Bupati Eisti’anah menuturkan, untuk memastikan kegiatan sosial maupun ekonomi masyarakat pasca-PPKM turun level tetap terkendali sehingga tidak muncul klaster baru penyebab COVID-19. Antara lain terkait kepatuhan prokes juga vaksinasi. rie-yds

You Might Also Like

Program Keberlanjutan SIG Serap 20 Ribu Tenaga Kerja
Strategi Demak Cetak Atlet Hebat: Dari Sekolah hingga Kolaborasi Swasta
197.073 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Suci, 113 Meninggal Dunia
Rumah Sakit Swasta di Jateng Didorong jadi Mitra Program Speling
Jelang Laga Perdana Kontra Persija, PSIS Gaet Chevaughn Walsh
TAGGED:forkompimda demakpantauan PTMpembelajaran tatap mukaPTM Demak
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?