By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mbak Ita Pimpin Parade Gowes Berkebaya, dari Belanja di Johar sampai Piknik di Maerakaca
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mbak Ita Pimpin Parade Gowes Berkebaya, dari Belanja di Johar sampai Piknik di Maerakaca

Last updated: 15 November 2021 07:43 07:43
Jatengdaily.com
Published: 15 November 2021 07:43
Share
Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pimpin gowes pagi berkebaya keliling kota. Wakil Walikota Semarang bersama ratusan warga serba menggunakan kebaya dan lurik saat gowes pagi, Minggu 14 November 2021. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pimpin gowes pagi berkebaya keliling kota. Wakil Walikota Semarang bersama ratusan warga serba menggunakan kebaya dan lurik saat gowes pagi, Minggu 14 November 2021.

Wakil Walikota Semarang sendiri mengenakan atasan kebaya warna merah, dengan stelan bawah sporty. Gowes kebaya ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan serta HUT Komunitas Diajeng Semarang kelima.

Tak ada kesulitan dalam mengayuh sepeda gowes pagi, bahkan rombongan terlihat asyik berkeliling kota. “Gowes kebaya bukan mengenalkan saja tapi membuktikan berkebaya tidak buat berat aktivitas,” kata Mbak Ita, sapaan wakil walikota.

Start gowes dimulai dari Polder Tawang dengan penanaman pohon, agar lingkungan sekitar lebih hijau. Kemudian, Mbak Ita mengajak ibu-ibu Diajeng berbelanja di Pasar Johar aneka kebutuhan sehari-hari.

Mbak Ita pimpin Gowes berkebaya keliling Kota Semarang. Foto:ist

Mbak Ita ingin para ibu-ibu mulai belanja nglarisi para pedagang Pasar Johar yang baru saja relokasi. Belanja berkebaya tak membuat sulit, bahkan terlihat cantik mencuri perhatian para pedagang.

“Ini untuk membuat laku, mengajak ibu -ibu menglarisi dagangan sehingga pedagang merasa bagian dari Pasar Johar,” katanya.

Setelahnya, rombongan menuju destinasi wisata Grand Maerakaca. Tetap dengan kebaya rombongan berkeliling di miniatur Jawa Tengah itu. “Tentunya makna berkebaya ini bahwa kita belanja, olahraga, gowes, kita beraktifitas itu apapun ternyata fleksibel bisa dipakai apapun,” kata Mbak Ita.

Karenanya, Mbak Ita mengajak para kaum wanita untuk bisa memakai kebaya kapan saja. “Kebaya ini sudah menjadi pakaian sehari-hari hati. Perlu melakukan istilahnya nguri-nguri budaya untuk jadi pakaian kita semuanya,” katanya.

Ketua KDS Maya, menyampaikan jika KDS tetap akan melestarikan budaya kebaya dan jarik.Terutama untuk kaum milenial tidak malu mengenakan kebaya atau jarik maupun lurik. “Gowes jadi media berkebaya, harapannya anak muda makin cinta dan bangga budaya sendiri dan gemar pola hidup sehat,” katanya.st

You Might Also Like

Sebanyak 117.299 Orang Dilantik Jadi Pengawas TPS di Jawa Tengah
Kapolri Berencana Hapus Tilang, dan Diganti dengan Kamera ETLE
Lulusan Unissula Cepat Peroleh Kerja
Polda Jateng Siapkan 253 Pos dan 21 Ribu Personel untuk Amankan Lebaran
Kasus Positif COVID-19 Capai 404.048
TAGGED:gowes berkebayaMbak ItaParade GowesWakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?