Padat Karya Pengawetan Jalan Pemalang-Batang Serap 256 Tenaga Kerja

2 Min Read

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Program Padat Karya Tunai (PKT) dengan pembangunan infrastruktur dilaksanakan di jalan nasional Pantura Jawa Tengah.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono akhir pekan lalu meninjau pelaksanaan PKT di ruas Batas Kota Batang – Batas Kabupaten Kendal, tepatnya di KM 73 + 800 yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah -DI.Yogyakarta, Ditjen Bina Marga.

Menurut Menteri Basuki program PKT terus dilaksanakan agar mendukung peningkatan daya beli masyarakat. Program PKT dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat / warga setempat sebagai pelaku pembangunan, infrastruktur infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

“Asap mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan dana hingga ke desa / pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk mencegah penyebaran COVID-19, ”ujar Menteri Basuki dilansir laman kemenpupr.

Kegiatan PKT tersebut meliputi pengawetan Jalan Pemalang – Pekalongan – Batang – Plelen dan drainase di ruas Pemalang – Pekalongan – Batang – Plelen dengan anggaran sebesar Rp 11,78 miliar dan menyerap 256 tenaga kerja. BBPJN Jawa Tengah-DI.Yogyakarta sendiri menyalurkan program PKT di 49 lokasi dengan anggaran Rp 29,7 miliar untuk menyerap 4,620 tenaga kerja.

Secara nasional pelaksanaan PKT bidang jalan dan jembatan pada Tahun 2021 triliun dialokasikan sebesar Rp 6,84 triliun dari total anggaran PKT sebesar Rp 23,24 triliun, dengan target menyerap 273.603 tenaga kerja. Tercatat hingga 26 Maret 2021 dana PKT untuk peningkatan kualitas jalan dan jembatan terserap Rp 594,5 miliar (8,68%) dengan jumlah tenaga kerja terlibat sebanyak 116.441 orang.

Kegiatan PKT disalurkan oleh BBPJN / BPJN Kementerian PUPR yang terkenal di 33 provinsi termasuk pemeliharaan jalan dan jembatan, revitalisasi drainase, OP jalan tol serta PKT Tambahan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional dengan mengubah kegiatan kontraktual menjadi padat karya. yds

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *