PDIP Gelar Pembekalan Kader Perempuan di Dapil 3 Jateng

Ketua DPC PDIP Kabupaten Demak H Fahrudin BS saat memberikan semangat kader 'Puan Indonesia'. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Kiprah wanita negeri ini sejak dulu terbukti luar biasa. Mulai jaman Majapahit pada masa Ratu Tri Buana Tungga Dewi, lanjut masa perjuangan kemerdekaan oleh Cut Nya Dien, Cut Mutia dan RA Kartini, hingga jaman milenial kini munculnya sosok Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI perempuan pertama.

Dalam rangka semakin mengoptimalkan peran dan kiprah perempuan dalam pembangunan bangsa dan negara, PDIP melalui gerakan Perempuan Untuk Anak Negeri Indonesia “Puan Indonesia” memberikan pembekalan bagi para kader perempuannya. Khususnya Dapil Jateng 3 Demak, Kudus, Jepara dipersiapkan untuk Pemilu 2024 sehingga partai berlambang kepala banteng itu hattrick memenangkan kembali pesta demokrasi lima tahunan itu.

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Abang Baginda Muhammad Mahfuz menyampaikan, sejak kiprah perempuan Indonesia luar biasa. Bahkan pada Kongres Perempuan Pertama dibahas, perihal perempuan yang tidak hanya mengurusi urusan rumah tangga. Namun juga bisa terlibat dalam urusan bangsa dan negara.

“Di PDIP perempuan mendapatkan porsi luar biasa. Tidak ada diskriminasi. Bahkan PDIP menarget 2024 hattrick ketiga kalinya, tidak bisa tercapai jika perempuan tidak ambil bagian,” ujarnya, Jumat (22/10/2021).

Disebutkan, sebagaimana nama putri Ketua Umum PDIP Megawati Sukarno Putri, Puan artinya wanita yang terhormat berpendidikan dan berdedikasi. Harapannya, para kader ‘Puan Indonesia’ PDIP mampu menyandang status terhormat sebagai perempuan melalui kiprah mereka di partai, jabatan politis maupun lingkungan sosial.

Di sisi lain Ketua DPC PDIP Kabupaten Demak H Fahrudin BS menambahkan, kiprah kader perempuan PDIP di Kota Wali tidak hanya teori saja tapi sudah dipraktekkan sesuai porsi dan perannya.Terbukti beberapa di antaranya telah mendapatkan jabatan prestis di tataran elit.

“Kami mendorong para politisi perempuan berani berkiprah untuk mengambil peran pada kontestasi pileg 2024. Sehubungan itu PDIP membuka pintu lebar-lebar bagi para srikandi Kota Wali hingga target minimal 30 persen terpenuhi,” ujarnya.

Begitu pun Bupati dr Hj Eisti’anah sebagai kader PDIP turut menyemangati kaum hawa di Kabupaten Demak berlomba mengambil peran dalam pembangunan daerah. “Emansipasi bukan berarti melawan kodrat apalagi ingin lebih unggul dari kaum laki-laki. Melainkan berusaha mengambil peran dalam kebaikan sehingga bermanfaat bagi umat,” tandasnya. rie-yds