Wisata Borobudur kembali dibuka. Foto: humas

MUNGKID (Jatengdaily.com)– Transportasi wisata di Kabupaten Magelang, terutama di sekitar Candi Borobudur semakin lengkap dengan kehadiran Borobudur Scooter Electrik (BSE). Sebelumnya sudah ada aneka jenis sepeda, andong, jeep dan VW, saat ini bertambah armada baru berupa 40 sepeda elektrik dan 20 scooter. Dalam waktu dekat, akan datang kembali sebanyak 20 skuter dari Singapura.

Borobudur Scooter Electrik digagas oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Borobudur. Salah satu tujuannya, adalah untuk meramaikan wisata malam di sekitar Kawasan Candi Borobudur.

“Kami hadir untuk menambah alternatif armada wisata di sekitar Borobudur. Terutama untuk armada wisata saat malam hari,” kata Anang Sipon, Ketua Pokdarwis Desa Borobudur yang juga salah satu pendiri Borobudur Scooter Electrik (BSE).

Baca Juga:Ditresnarkoba Polda Jateng Ungkap Peredaran 900 Gram Sabu di Empat Lokasi Berbeda

Pihaknya berharap, melalui armada BSE ini wisatawan yang datang untuk berlibur di sekitar Candi Borobudur semakin betah.

“Kami berharap tambahan variasi armada wisata ini, membuat wisatawan semakin kerasan tinggal berlama-lama di Borobudur. Dengan begitu, akan banyak uang yang dibelanjakan di sini. Pada akhirnya, kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” harapnya.

Kepala Bidang Promosi dan Kelembagaan Pariwisata Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Gunawan Andi mengapresiasi apa yang dilakukan Pokdarwis Desa Borobudur tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi hal ini. Inovasi dan kreativitas seperti inilah yang patut dicontoh. Pandemi Covid-19 jangan membuat kita lemah dan _nglokro_ (putus asa), justru harus optimis, berkreasi dan berinovasi,” imbuhnya.

Pihaknya optimistis, inovasi yang dilakukan Pokdarwis Desa Borobudur akan memperkaya atraksi wisata di sekitar Borobudur. Dengan beragam atraksi wisata tersebut, diharapkan semakin membuat wisatawan semakin berlama-lama tinggal di Borobudur.

“Kami yakin, melalui armada ini akan membuat wisatawan yang berkunjung ke Borobudur, semakin kerasan. Hal-hal seperti ini (inovasi dan kreativitas) harus selalu dilakukan oleh para pelaku dan pegiat pariwisata,” pungkasnya. she