Vaksinasi Merdeka Candi; Polres Demak Jemput Bola, Targetkan 70 Persen Tervaksin

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi didampingi Pangdam IV Diponegoro Mayjend Rudianto, Kapolres AKBP Budi Adhy Buono berserta jajaran Forkompimda saat meninjau Vaksinasi Merdeka Candi di Kecamatan Dempet. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Vaksinasi Merdeka Candi tahap dua oleh Polres Demak diagendakan di 14 kecamatan dalam dua minggu ini. Dengan semakin mendekatkan lokasi vaksinasi dengan masyarakat, diharapkan target 70 persen menuju herd imunity tercapai.

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono menyampaikan, minggu lalu Vaksinasi Merdeka Candi tahap pertama dipusatkan di Wisma Halim peserta datang dari berbagai penjuru Demak. Berkat antusias masyarakat dan dukungan para stakeholder, 15.000 dosis pertama berhasil terserap.

“Nah dalam dua minggu ini sistem dibalik dengan jemput bola. Yakni vaksinasi mobile di 14 kecamatan setiap hari mulai pagi hingga sore, untuk memberi kesempatan masyarakat yang terhalang melakukan vaksinasi karena terbentur waktu kerja,” jelasnya.

Baca Juga Asrama Haji Donohudan Boyolali Mulai Kosong Pasien Isoter

Menurut dia, sasaran diutamakan masyarakat yang belum melakukan vaksinasi dosis pertama di masing-masing kecamatan. Target vaksinasi beragam antara 3.000 – 5.000 dosis per hari, disesuaikan jumlah sasaran masyarakat yang belum vaksinasi.

Meski PPKM sudah turun di level 2, namun edukasi masyarakat tentang kepatuhan protokol kesehatan (prokes) tetap diintensifkan. Sebagai upaya antisipasi munculnya lonjakan kasus covid-19 gelombang ketiga. Termasuk masih diberlakukannya pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Swab Antigen Pelajar
Pada saat sama, di samping percepatan vaksinasi pelajar usia 12 – 18 tahun, swab antigen juga dilaksanakan acak di sekolah-sekolah yang menggelar pertemuan tatap muka (PTM) terbatas. Tujuannya ketika ditemukan adanya hasil swab yang reaktif, anak didik bisa langsung diarahkan melakukan isolasi atau karantina. Agar tidak memapar ke teman kelas, dan tidak muncul klaster sekolah sebagai sumber penularan COVID-19.

“Alhamdulillaah sejauh ini hasil swab antigen belum ada yang reaktif. Hingga PTM terbatas bisa dilanjutkan sepanjang terkendali prokesnya, sambil menunggu hasil evaluasi untuk mengetahui bisa tidaknya PTM dilaksanakan sepenuhnya,” kata kapolres.

Percepatan Vaksinasi
Di sisi lain, usai meninjau pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Candi di Kecamatan Dempet, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menuturkan, percepatan vaksinasi di wilayah-wilayah teraglomerasi Semarang Raya gencar dilaksanakan sejak turunnya level PPKM. Dengan melibatkan TNI-POLRI, sejauh ini telah tercapai 55 persen dari total jumlah penduduk di Jateng.

“Diharapkan setelah digenjot lagi dengan dukungan stake holder juga peran serta masyarakat, 70 persen target menuju herd imunity bisa segera tercapai,” ujarnya, didampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi. rie-yds