By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dishub Sebut Potensi Titik Kemacetan Kendaraan Saat Nataru di Kabupaten Semarang, Bawen dan Ambarawa
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dishub Sebut Potensi Titik Kemacetan Kendaraan Saat Nataru di Kabupaten Semarang, Bawen dan Ambarawa

Last updated: 21 Desember 2022 22:05 22:05
Jatengdaily.com
Published: 21 Desember 2022 22:05
Share
Pintu Tol Bawen dan Salatiga. Foto: KemenPUPR
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Dinas Perhubungan Jawa Tengah telah memprediksi sejumlah titik rawan terjadinya kemacetan pada ruas jalan, saat libur natal 2022 dan tahun baru 2023. Titik rawan kemacetan arus kendaraan berpotensi di Kabupaten Semarang, khususnya di Bawen dan Ambarawa.

“Prediksi yang sering macet itu di Bawen, itu kan mungkin pertemuan kendaraan yang mau ke Solo, Jogja, Semarang. Mulai dari exit tol simpang tiga Bawen sampai jalan lingkar Ambawara itu titik-titik yang perlu kita waspadai,” kata Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan pada Dishub Jateng, Erry Derima Ryanto saat dikonfirmasi, Rabu (21/12/2022).

Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur tol yang diwaspadai yakni di kawasan setelah gerbang Tol Pejagan – Pemalang. Tepatnya yang mengarah ke Kabupaten Purwokerto hingga arah tol Aji Barang – Purbalingga.

“Kemudian juga ada titik di arah timur di Jembatan Juwana Pati yang masih ada perbaikan. Kalau Nataru ini dihentikan perbaikannya, kemudian kita antisipasi barangkali disitu juga,” ungkapnya.

Mengenai kemacetan di titik wisata juga tak menampik hal tersebut. Namun, ia telah mengimbau pengelola tempat wisata untuk menutup wisata jika kapasitas parkir kendaraan sudah penuh.

“Kalau kapasitas parkir sudah penuh kita bekerja sama dengan pengelola wisata agar ditutup. Jadi jangan diizinkan berhenti atau parkir di pinggir jalan untuk menunggu masuk. Perlu ketegasan itu, kalau memang sudah padat, ya jangan diperbolehkan masuk,” pungkasnya. adri-she

You Might Also Like

Jadi Klaster Penyebaran Covid, Disperindag Jateng Apresiasi Penutupan Pasar Tradisional
Kejar Mimpi Semarang Bangun Motivasi Anak Panti Asuhan Lewat Volunteering
Bangun Komunikasi Guna Tercipta Iklim Pemilu 2024 Berintegritas dan Kondusif
Dongkrak Pendapatan Petani Tambak, Dinas Perikanan Uji Coba Potensi Kakap Putih
Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah
TAGGED:Bawen dan Ambarawa macetTitik Kemacetan Kendaraan Saat Nataru
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?