Loading ...

GPH Bhre Cakrahutomo Dikukuhkan jadi Mangkunegara X; Raja Milenial Lulusan UI

1mnx

GPH Bhre Cakrahutomo dinobatkan sebagai Mangkunegara X, penguasa Pura Mangkunegaran Solo, Sabtu (12/3/2022). Foto: yanuar

SOLO (Jatengdaily.com) – Pura Mangkunegaran Solo mempunyai raja baru. Adalah GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo dikukuhkan sebagai KGPAA Mangkunegara X pada Sabtu (12/3/2022) meneruskan tahta ayahnya KGPAA Mangkunegara IX (Gusti Pangeran Harya Sujiwakusuma).

Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo menjadi raja milenial yang bakal bertahta di Pura Mangkunegaran. Pria kelahiran 29 Maret 1997 ini dinobatkan sebagai Mangkunegara X melalui prosesi Jumenengan yang dihadiri sekitar 300 tamu undangan, di antaranya perwakilan dari Keraton Kasunanan Surakarta, Keraton Kasultanan Ngayogyakarta, dan Pura Pakualaman.

Baca Juga : Kenaikan Tahta Mangkunegara X Diiringi Tarian Sakral Bedhaya Anglir Mendhung

Wedhana Satrio Pura Mangkunegaran Lilik Priarso menyebutkan, Pura Mangkunegaran terakhir kali menggelar Jumenengan pada 33 tahun lalu, saat pengukuhan Gusti Pangeran Harya Sujiwakusuma sebagai KGPAA Mangkunegara IX. Seperti diketahui, Mangkunegara IX mangkat pada Agustus tahun lalu sehingga takhta diteruskan oleh putra bungsunya GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo.

Seperti diketahui, tanggal 2 Agustus tahun 1987 Mangkunegara VIII wafat, kurang lebih satu tahun Pura Mangkunegaran tidak memiliki penguasa. Pada tanggal 4 Jumadilakhir 1920 atau 24 Januari 1988, GPH Sudjiwo Kusuma dinobatkan menjadi penguasa Mangkunegaran dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Mangkunegara IX.

Pengukuhan Mangkunegara X saat ini meskipun digelar di masa pandemi COVID-19, namun prosesi Jumenengan tetap dipastikan tak mengurangi kesakrakalan. Di antaranya dalam Jumenengan dipertunjukkan tari Bedaya Anglir Mendung. Tari yang mengisahkan perjuangan Mangkunegara I (Pangeran Sambernyawa) sebelum naik tahta tersebut, berlangsung selama 45 menit.

Alumnus UI
GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo yang diangkat sebagai penguasa Mangkunegaran tersebut merupakan putra bungsu dari Mangkunegara IX dengan istri Prameswari Gusti Kanjeng Putri Mangkunegara IX (Prisca Marina). Ia memiliki kakak perempuan bernama Gusti Raden Ajeng (GRAj) Ancillasura Marina Sudjiwo.

Bhre Cakrahutomo menamatkan pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 2019. Selama menjalani pendidikan di UI, segudang prestasi telah diraih Bhre. Dilansir laman puromangkunegaran.com, Bhre pernah tergabung dalam Tim Mooting Vis Fakultas Hukum UI berhasil mendapatkan gelar Champion pada sesi final Pre-Moot Willem C. Vis International Commercial Arbitration Moot yang ke-10 di Praha, Republik Ceko pada 11 Maret 2018. Pada sesi final tim FHUI ini berhasil mengalahkan Tim Würzburg.

Willem C. Vis International Commercial Arbitration Moot (Vis Moot) adalah pertandingan pengadilan semu yang diselenggarakan oleh Pace Law School, Vis Moot Foundation dan United Nations Commission on International Trade Law.

Pre-moot adalah pemanasan para peserta untuk memperbaiki argumen dan latihan tanding sebelum terjun ke ajang Vis Moot. Pre-moot diikuti oleh 30 universitas dari seluruh dunia dan merupakan salah satu kegiatan pre-moot paling bergengsi di Eropa.

Pihak Pura Mangkunegaran sendiri mengumumkan GPH Bhre Cakrahutomo Wirasudjiwo sebagai Mangkunegara X pada Selasa 2 Februari 2022. Ini sekaligus menjawab kepastian, mengingat sebalumnya juga muncul nama GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara sebagai kandidat penerus tahta di Mangkunegaran.

GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara merupakan putra pertama dari dua bersaudara pasangan KGPAA Mangkunegara IX dan Sukmawati Soekarnoputri serta cucu dari Presiden RI pertama Soekarno. yds