By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Langkah Strategis Akselerasi Pencapaian Target Prevalensi Stunting Mendesak Direalisasikan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Langkah Strategis Akselerasi Pencapaian Target Prevalensi Stunting Mendesak Direalisasikan

Last updated: 1 November 2022 17:31 17:31
Jatengdaily.com
Published: 1 November 2022 10:29
Share
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat . Foto:dok
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Langkah strategis yang konsisten dan terukur untuk menurunkan angka prevalensi stunting harus segera direalisasikan untuk mengakselerasi pencapaian prevalensi stunting 14% pada 2024, di tengah potensi dampak krisis global di tanah air.

“Catatan prevalensi stunting di tanah air memang memperlihatkan kecenderungan turun pada beberapa tahun terakhir, namun potensi ancaman dampak sejumlah krisis global harus diantisipasi dengan langkah-langkah strategis agar kebutuhan gizi keluarga tetap terpenuhi,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/11).

Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting Balita Indonesia mencapai 24,4% pada 2021.

Berdasarkan kategori prevalensi stunting yang dibuat Badan Kesehatan Dunia (WHO), capaian Indonesia itu masuk kategori prevalensi stunting menengah (20%-29%).

Di tengah potensi ancaman dampak krisis global saat ini, Pemerintah menargetkan penurunan angka prevalensi stunting berlanjut, hingga tercatat 14% pada 2024.

Menurut Lestari, berbagai langkah strategis harus segera direalisasikan lewat pemanfaatan sejumlah sumber daya yang dimiliki setiap daerah dalam pemenuhan gizi seimbang bagi setiap keluarga.

Kesiapan setiap pemangku kepentingan di pusat dan daerah, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, harus dipastikan agar strategi yang telah dirancang dapat berjalan sesuai rencana.

Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, mendorong semua pihak, kementerian dan lembaga, serta masyarakat bahu membahu lewat kolaborasi yang baik untuk merealisasikan pemenuhan gizi seimbang bagi setiap keluarga.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat, perlu sebuah gerakan yang masif untuk mengakselerasi pemenuhan gizi seimbang pada setiap anggota keluarga di Indonesia agar target prevalensi stunting nasional tercapai.

Karena, tegas Rerie, pencapaian prevalensi stunting 14% pada 2024 bukanlah hal yang mudah. Tanpa gerak bersama dari semua pihak, sulit untuk mewujudkannya. st

You Might Also Like

KPK Tetapkan Tersangka, Bendum PBNU Bersama Adiknya Dicegah ke Luar Negeri
Periksa Dugaan Korupsi dan Gratifikasi, KPK Geledah Kantor Pemkot Semarang
Ismaya Group Buka Gerai Kitchenette di Semarang, Tawarkan Hidangan ala Western
Jalan Tol Masih akan Jadi Pilihan Favorit Pemudik Lebaran 2023
Ciptakan Inovasi Kulit Jeruk, Lulusan Vokasi Undip Raih Tiga Paten Granted
TAGGED:Lestari MoerdijatStudi Status Gizi Indonesia (SSGI)Target Prevalensi Stunting Mendesak DirealisasikanWakil Ketua MPR RI
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?