DEMAK (Jatengdaily.com) – Posyandu remaja adalah sebuah Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM), yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat. Adanya posyandu remaja diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam memperoleh pelayanan kesehatan bagi remaja. Sehingga berdampak pada peningkatan derajat kesehatan serta keterampilan hidup sehat remaja.
Saat pembentukan Posyandu Remaja Desa Kuripan Kecamatan Karangawen, Kepala Puskesmas Karangawen I dr Iriene Wahyuni Sukmawaty yang diwakili oleh Penanggung Jawab Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Saryati SKep Ners menjelaskan, remaja merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat membawa perubahan kearah lebih baik khususnya dalam bidang kesehatan.
“Adapun tujuan pembentukan Posyandu Remaja antara lain meningkatkan peran remaja dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi posyandu remaja, di samping meningkatkan Perilaku Keterampilan Hidup Sehat (PKHS). Selain itu juga meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan remaja tentang kesehatan reproduksi bagi remaja, kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan NAPZA, serta mempercepat upaya perbaikan gizi remaja,” urainya, didamping Promoter Kesehatan Puskesmas Karangawen I Titik Setyo Ambarwati, Senin (25/4).
Lebih dari itu dikatakan, pembentukan Posyandu Remaja dimaksudkan pula untuk mendorong mereka melakukan aktifitas fisik, deteksi dini sekaligus pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), serta meningkatkan kesadaran dalam pencegahan kekerasan. Sedangkan sasaran kegiatan Posyandu Remaja adalah kelompok usia 10-18 tahun, laki- laki dan perempuan, dengan tidak memandang status pendidikan dan perkawinan termasuk remaja dengan disabilitas.
“Sehingga dengan adanya posyandu remaja, remaja Desa Kuripan dapat menjadi remaja yang unggul. Baik dalam berperilaku hidup sehat, maupun dalam pengetahuan terkait informasi kesehatan,” imbuhnya.
Mengingat posyandu remaja merupakan salah satu kepanjangan tangan Tim Puskesmas dalam menyalurkan informasi terkait kesehatan kepada masyarakat, maka dalam memberikan contoh perilaku yang baik dalam hal kesehatan dan menjadi prioritas dalam keseharian. “Karenanya kami sangat berharap semua remaja Desa Kuripan senantiasa berpartisipasi aktif dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Titik Setyo Ambarwati.
Turut hadir pada kegiatan Pembentukan Ponsyandu Remaja yang dilaksanakan di Balai Desa Kuripan tersebut Kepala Desa Kuripan Suryo Priyono SP, serta Ketua BPD Kuripan Bapak Stefanus Budianto. Di samping juga 25 remaja desa, yang selanjutnya dilibatkan sebagai kader Posyandu Remaja Desa Kuripan.
Gayung bersambut, baik Kades maupun Ketua BPD Kuripan menyampaikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para remaja yang hadir. Agar mereka turut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah khususnya dalam hal kesehatan. Seperti mencegah perilaku merokok di usia dini, minum minuman keras, hingga seks bebas. Bahkan Pemerintah Desa Kuripan telah menganggarkan dana khusus untuk pelaksanaan Posyandu Remaja.
Acara dilanjutkan dengan pembinaan kader dalam melakukan pengukuran fisik. Meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan, lingkar perut, berikut tata cara atau sistem pencatatanya. rie-st
0



