By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mahasiswa Ilkom USM Kampanyekan Toleransi dalam Beragama di Yayasan Komunitas Harapan Semarang
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mahasiswa Ilkom USM Kampanyekan Toleransi dalam Beragama di Yayasan Komunitas Harapan Semarang

Jatengdaily.com
Published: 22 Januari 2023 05:48
Share
Para mahasiswa Ilkum USM dan siswa foto bersama seusai mengikuti Kampanye Toleransi dalam Beragama di Yayasan Komunitas Harapan Semarang pada 21 Januari 2023.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mahasiswa S1 jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Semarang melakukan edukasi dengan melakukan kampanye Toleransi dalam Beragama di Yayasan Komunitas Harapan Semarang pada Sabtu (21/01/2023).

Kegiatan yang melibatkan 16 mahasiswa itu diikuti 40 siswa terdiri atas siswa kelas 3 hingga kelas 6 SD. Mereka didampingi 5 sukarelawan Yayasan Komunitas Harapan Semarang.

Dosen mata kuliah Komunikasi Gender dan Minoritas Universitas Semarang (USM), Dr. Yulianto Budi Setiawan, S.Sos, M.Si mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Kependuduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sangatlah heterogen, dimana berdasarkan agama, prosentase terbesar adalah pemeluk agama Islam, dan yang terkecil aliran kepercayaan.

Meskipun indeks toleransi KUB di kota Semarang pada tahun 2021 termasuk dalam kategori sangat tinggi yaitu 77,09, bukan berarti tidak ada kendala dalam perwujudan KUB di Kota Semarang. Tetapi hal ini bukan berarti umat muslim semena-mena terhadap kaum minoritas, justru semuanya harus bisa saling menghargai, menghormati dan hidup berdampingan agar terwujudnya kerukunan, keharmonisan dan kedamaian,” tutur Bapak Sapto Sudihartono Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Semarang.

”Sikap yang mengasingkan perbedaan agama tersebut dapat mencela seseorang dan masih ada beberapa orang yang belum mengerti artinya toleransi perbedaan agama sesama umat manusia,” kata Yulianto.

Dia mengatakan, tujuan kegiatan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak dini agar tercipta saling menghargai dan menghormati perbedaan agama di lingkungan sekitar.

Ketua Panitia Kampanye, Geofani Riza M mengatakan, kegiatan menghadirkan narasumber alumnus Psikologi Universitas Semarang dan pernah mengajar di Yayasan Komunitas Harapan, Ina Oktavia.

”Kegiatan ini sangat penting bagi anak-anak agar terwujud kerukunan dan saling menghormati perbedaan agama, mengingat pemeluk agama muslim lebih banyak dari pada minoritas,” ungkap Geofani. St

You Might Also Like

Dua WNI Luka Ringan dalam Tragedi Halloween di Korsel
240 Santri Amati Konjungsi Jupiter-Saturnus di Life Skill Daarun Najaah
RSI Sultan Agung dan RSU Ananda Hadirkan Sistem Rujukan Fast Track Terintegrasi Kereta Api
5 Desa Lereng Gunung Merapi Boyolali Mulai Krisis Air Bersih
Hilal Awal Dzulhijah Tak Terlihat di Candi Sukuh
TAGGED:dalam Beragamadi Yayasan Komunitas Harapan SemarangKampanyekan ToleransiMahasiswa Ilkom USM
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?