By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Bonsai, Hobi yang Menghasilkan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bonsai, Hobi yang Menghasilkan

Last updated: 25 Agustus 2024 19:41 19:41
Jatengdaily.com
Published: 25 Agustus 2024 19:41
Share
Ketua PBBI yang juga Sekda Kabupaten Demak H Akhmad Sugiharto ST MT didampingi istri, Hj Nur Aeni dan Camat Karangawen Ali Mahbub saat meninjau bonsai peserta Pamlok di Bumirejo Karangawen.Foto:dok
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Bonsai si pohon kerdil. Siapa orang yang tak mengenalnya? Melihat harganya yang tak jarang setinggi langit, seiring keindahan dan nilai seninya yang menjulang, menjadikan bonsai disebut-sebut sebagai hobi yang mahal.

Di sela acara Pameran Lokal Bonsai di Desa Bumirejo Kecamatan Karangawen, Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PBBI) Cabang Kabupaten Demak H Akhmad Sugiharto ST MT menuturkan, pameran lokal (pamlok) sesuai namanya berarti diperuntukan Kabupaten Demak dan sekitarnya. Namun tidak menutup kemungkinan peserta dari luar kota juga masuk

“Pamlok Bonsai yang diinisiasi Paguyuban Seneng Bonsai Karangawen (Pasebok) ini merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 Kabupaten Demak. Pada saat sama dimaksudkan juga untuk menggiatkan petani bonsai Kita Wlau agar lebih semangat,” tutur Sekda Kabupaten Demak itu, Minggu (25/08/2024).

Terlebih, menurut Bapak tiga putera dan puteri itu, bonsai merupakan salah satu ekonomi kreatif yang memiliki nilai komersil tinggi. Modal utamanya hanya tekun dan telaten merawat bibit bonsai, hingga memunculkan keindahan.

Maka selain untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat Kabupaten Demak terhadap bonsai, sekaligus mempererat silaturahmi para penggemar bonsai, pamlok direncanakan menjadi agenda rutin tahunan. Tempat atau tuan rumah penyelenggara bergilir, sesuai kesiapan. Seperti telah digelar di Bonang tahun lalu, dan Karangawen tersebut.

Melihat antusias masyarakat umum, dan penghobi bonsai khususnya, menurut Pak Gik – sapaan akrab Akhmad Sugiharto, pameran nasional seperti pernah diadakan di Wisma Halim beberapa waktu lalu akan dilaksanakan lagi rencananya pada 2025. “Apalagi tak hanya bisa menjadi destinasi wisata, namun mampu pula menggerakan ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Khususnya ketika berhasil terjadi transaksi antara penggemar dan petani bonsai. Pastinya tak sedikit rupiah yang mengalir ke kantong para petani bonsai. Maka itu lah, bonsai disebut hobi yang menghasilkan.

“Modalnya tidak selalu bibit yang mahal. Asalkan tekun, telaten dan memiliki kreatifitas seni, yakin akan menjelma bonsai cantik bernilai jual tinggi,” tandasnya. rie-St

 

 

You Might Also Like

Miliki Nilai Historis, Pemkab Demak Dukung Pelestarian Tradisi Grebeg Besar dan Jamasan Pusaka Sunan Kalijaga 
SIG Gandeng Semen Gresik Gelar Retailer Gathering Se-Solo Raya
Tahun Ajaran Baru, Pembelian Seragam Sekolah Naik 300%
Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten kini Bisa Layani Bedah Jantung
Jemaah Umrah Wajib Jalani Screening COVID-19
TAGGED:BonsaiHobiHobi yang Menghasilkanmenghasilkan
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?