By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Hadapi Perekonomian Sulit, Ini Tips Jitu Samuel Wattimena untuk Pelaku UMKM
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hadapi Perekonomian Sulit, Ini Tips Jitu Samuel Wattimena untuk Pelaku UMKM

Last updated: 15 Desember 2024 23:18 23:18
Jatengdaily.com
Published: 15 Desember 2024 23:08
Share
Anggota DPR RI, Sammuel Wattimena menemui seratusan konstituennya yang juga anggota UMKM di Kelurahan Kalicari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Minggu, 15 Desember 2024.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Kondisi perekonomian Indonesia saat ini, dinilai sedang tidak baik-baik saja. Situasi itu sudah berlangsung berhari-hari. Bahkan berbulan-bulan. Salah satu indikatornya, nilai tukar rupiah ke dolar yang dari hari ke hari terus naik dan sudah mencapai Rp 16 ribu.

Pandangan ini disampaikan oleh politikus PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI, Samuel Wattimena di hadapan seratusan konstituennya yang juga anggota UMKM di Kelurahan Kalicari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Minggu, 15 Desember 2024.

”Hal ini tidak perlu ditakuti, apalagi sampai panik. Meskipun, efek dari kenaikan nilai tukar ini bisa membuat apa-apa jadi naik,” katanya.

Pertemuan ini, adalah rangkaian safari pertama Samuel menyapa konstituennya usai dilantik 1 Oktober 2024 lalu dengan memanfaatkan masa reses DPR RI.

Pada, Minggu, 15 Desember 2024, Samuel tidak hanya datang menyapa warga dan UMKM di Kalicari ini, tetapi juga sudah menghadiri lomba lari Semarang 10 K bersama Walikota Semarang Hevearita Gunaryanto Rahayu, dan mmenyapa warga Kelurahan Muktiharjo Kidul di Kecamatan Pedurungan.

Maklum, Pedurungan adalah kecamatan yang paling tinggi memberikan suara untuk kemenangan Samuel di Dapil 1 Jawa Tengah.

Bang Samuel mengatakan, yang perlu dilakukan para pelaku UMKM adalah menyikapi hal ini dengan baik. Sebab, katanya, situasi ini tak mungkin dihindari, tetapi justru harus dihadapi.

‘’Lalu UMKM menyikapinya seperti apa? Dalam situasi ini, justru sekarang waktu yang tepat untuk para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk kita ada,’’ tambah Anggota Komisi VII DPR RI dari Dapil 1 Jawa Tengah (Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga) ini.

‘’Sebab jika semakin menurun kualitasnya akan semakin tidak menjual produk-produk kita,’’ tambah pria yang juga desainer ini.

Dengan ditambah dengan branding yang bagus dan memadai, Samuel meyakini, bahwa kondisi yang tidak baik-baik saja saat ini bisa menjadi momentum bagus bagi UMKM di Indonesia untuk tampil lebih baik.

Tiga poin penting yang ditekankan oleh Sammuel dalam meningkatkan kemampuan UMKM yaitu dipelajari, dipahami, didata, produk kita, sehingga bisa menjual dengan baik.

Harapannya, paling tidak ke depan apa yang kita miliki atau kita produksi ini akan dicari orang ketika orang ke Kota Semarang.

Dalam kesempatan itu, Samuel mendatangkan salah satu pelaku UMKM yang sekarang sudah menjelma menjadi pemilik banyak pusat kuliner mulai dari Rumah Makan hingga resto, Diva.

Diva adalah owner dari RM Ayam Goreng dan Tumpang Koyor Bu Yusro Salatiga. Saat ini bisnisnya sudah berkembang dengan memiliki enam gerai dan resto dengan berbagai usaha.

Pengusaha muda ini bercerita, awal mula membuka usaha adalah bertiga bersama kakaknya dan iparnya, hanya dengan 4 meja. Kini setelah 11 tahun, usahanya ini sudah berkembang dengan memiliki enam gerai, termasuk gerai dengan produk yang berbeda.

‘’Jadi sebelum kita terjun, jika putuskan dulu, bisnis kita ingin jadi pemimpin pasar, penantang pasar atau hanya sekedar jadi follower saja,’’ katanya.

Jika ingin jadi pemimpin pasar kita harus memiliki sesuatu yang berbeda yang bisa dijual dibandingkan prodak yang sama yang sudah mendapatkan tempat.

‘’Kita masih ingat orang jualan air putih, semua orang tertawa air putih dijual lebih mahal dibandingkan bensin. Tapi ownernya tahu yang dijual bukan air putih tapi higienitasnya,’’ lanjut dia.

Dari itu, lanjut Diva, pelaku usaha jika ingin sukses haru punya tiga hal, yaitu Karakter, Kemampuan, dan Strategi yang tepat.
‘’Dan satu hal yang perlu saya ingatkan, kuatkan pondasi dulu yang kuat sebelum membuka cabang-cabang,’’ pungkas Diva.  St

You Might Also Like

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dimulai 1 April 2023, Ayo Daftar
Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Alutsista di Pangkalan TNI AU Iswahjudi
Sebanyak 274 Narapidana Wanita di Lapas Bulu Kota Semarang Ikut Vaksinasi
Pelaku Mobil Pameran di Mall Tabrak Pengunjung Telah Berdamai dengan Korban
Pungli dari 4 Kelompok Preman Pelabuhan Tanjung Priok Bisa Raup Ratusan Juta
TAGGED:Komisi vii DPRResep Jitu Hadapi Ekonomi SulitSammuel WattimenaUMKM harus bertahan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?