in ,

Menuju Indonesia Emas: Refleksi Hari Kebangkitan Nasional ke 116

Oleh: Dr. Gatot Wijayanto, SE., M.Si., CIAR., CSEA., CBPA

DALAM rangka memperingati 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional yang ke-116 pada tahun 2024, Indonesia memiliki tantangan dan harapan besar untuk terus bergerak maju menuju Indonesia Emas. Tema “Bangkit Menuju Indonesia Emas” mencerminkan semangat dan komitmen untuk membangun kejayaan bangsa melalui berbagai upaya pembangunan yang holistik, inklusif, dan berkesinambungan. Mari kita telaah bersama bagaimana potret masa depan Indonesia yang gemilang dapat dicapai melalui kolaborasi dan dedikasi seluruh elemen masyarakat.

Pertama-tama, sebagai bangsa yang kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang maju dan sejahtera. Namun, untuk mencapai Indonesia Emas, diperlukan kerja keras dan perubahan paradigma dalam berbagai sektor pembangunan. Pendidikan menjadi kunci utama dalam menjembatani kesenjangan dan memberdayakan potensi generasi muda untuk menghadapi tantangan global di masa depan.

Pendidikan yang berkualitas dan merata adalah fondasi utama dalam membangun Indonesia Emas. Dengan akses pendidikan yang sama bagi semua anak Indonesia, tanpa melihat latar belakang ekonomi maupun geografis, kita dapat menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan inovatif. Sistem pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan karakter serta keahlian individu akan memberikan bekal yang kuat bagi anak-anak Indonesia untuk bersaing di era digital dan globalisasi.

Selain itu, penguatan sektor ekonomi dan industri juga menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia Emas. Pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing akan menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam perekonomian global. Investasi dalam riset dan teknologi juga akan membuka peluang baru dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dan mengoptimalkan potensi ekonomi digital.

Aspek lingkungan dan keberlanjutan juga tidak dapat diabaikan dalam perjalanan menuju Indonesia Emas. Perlindungan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pembangunan. Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berimbang dengan konservasi lingkungan akan memastikan keberlanjutan dan kelestarian bagi generasi mendatang.

Di samping itu, sektor kesehatan juga merupakan elemen penting dalam mewujudkan Indonesia Emas. Akses layanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat akan meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas bangsa. Pencegahan penyakit dan promosi gaya hidup sehat juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang tangguh dan sejahtera.

Selain dari aspek-aspek tersebut, nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan juga harus senantiasa dijaga dan diperkuat dalam perjalanan menuju Indonesia Emas. Semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan harus menjadi landasan dalam membangun bangsa yang maju dan bermartabat. Dengan memperkokoh persatuan dan kesatuan, Indonesia dapat menjadi contoh bagi dunia dalam menyatukan perbedaan dan menghargai keragaman.

Sebagai generasi penerus bangsa, kita memiliki tanggung jawab besar untuk mewujudkan Indonesia Emas. Setiap individu diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan negara, mulai dari lingkup lokal hingga nasional. Kesadaran akan pentingnya kontribusi positif dalam segala aspek kehidupan adalah modal utama dalam menciptakan perubahan yang berarti bagi Indonesia.

Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional yang ke-116, mari kita satukan tekad dan semangat untuk bersama-sama mewujudkan visi Indonesia Emas. Dengan kerja keras, disiplin, dan kebersamaan, tidak ada yang mustahil untuk kita capai. Mari bangkit, bergerak, dan menuju Indonesia Emas yang kita cita-citakan. Selamat Hari Kebangkitan Nasional! Tetap semangat dan terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara. Indonesia Bangkit! ***she

Penulis, Dosen FEB Universitas Riau Pekanbaru

Written by Jatengdaily.com

Tim Tenis USM dan DPRD/Pemkab Jepara Tanding Persahabatan

Presiden Jokowi Pimpin Pertemuan Tingkat Tinggi World Water Forum ke-10