By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: BBIAPL Panen 3,1 Ton Udang Vaname
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

BBIAPL Panen 3,1 Ton Udang Vaname

Last updated: 3 Juni 2025 10:41 10:41
Jatengdaily.com
Published: 3 Juni 2025 10:41
Share
Sekda Sumarno melakukan panen udang vaname perdana yang dibudidaya di Kawasan Industri Wijayakusuma, Kota Semarang. Foto: Prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Balai Budidaya Ikan Air Payau dan Laut (BBIAPL) kelas A Tugu Provinsi Jawa Tengah mampu menghasilkan sebanyak 3,1 ton udang vaname yang dibudidaya di Kawasan Industri Wijayakusuma, Kota Semarang.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno melakukan panen udang vaname perdana di kawasan tersebut pada Selasa, 3 Juni 2025.

“Kita lihat di lokasi ini, meskipun letaknya di tengah kawasan industri Wijayakusuma, hasilnya tetap bagus. Dari sisi kualitas udangnya sangat baik,” ucap Sumarno.

Panen ini menjadi penanda keberhasilan teknologi budidaya berkelanjutan, yang dijalankan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah.

“Ini bentuk pemanfaatan aset sekaligus contoh konkret bagi masyarakat. Budidaya udang vaname ini bisa jadi peluang besar, karena secara waktu dan biaya sangat efisien,” kata Sumarno.

Tiga petak tambak yang berada di petak B4, B6, dan B7 ini menghasilkan total biomass (jumlah total berat udang hidup dalam satu kolam) sebanyak 3,1 ton udang vaname, dengan usia tebar 76 hari.

Harga jual udang vaname ini berkisar Rp60.000 – Rp65.000/kg. Estimasi pendapatan dari panen kali ini mencapai Rp96 juta, dengan keuntungan bersih per satu kali panen sekitar Rp28,4 juta, setelah dikurangi biaya operasional.

“Pemerintah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan berperan sebagai fasilitator, memberi dukungan kepada nelayan dan petambak, agar mereka bisa berusaha secara mandiri,” jelasnya.

BBIAPL Tugu merupakan bagian dari BBIAPL Kelas A yang membawahi tiga unit utama, yaitu Budidaya ikan air payau (BIAP) Tugu Semarang, BIAP Maribaya Tegal, dan PBIAL Karimunjawa Jepara.

Adapun Unit Tugu berfokus pada budidaya udang vaname dengan sistem tambak HDPE dan pengawasan kualitas air yang ketat. she

You Might Also Like

Ribuan Warga Serbu Ganjar di Bali, Bule pun Ikut Mengejar Minta Selfie
2020, Jumlah Kriminalitas di Jateng Turun 5,6%
PBSI Unissula Gelar Webinar Perencanaan & Evaluasi Pembelajaran Daring
KPU Pastikan Pemilih di Lapas Dapat Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2024
Lanud Sam Ratulangi Ajak Generasi Muda Sadar Lingkungan
TAGGED:1 Ton Udang VanameBBIAPL Panen 3
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?