SEMARANG (Jatengdaily.com) – DPW Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Jawa Tengah mengajak seluruh pengurus Rohani Islam (Rohis) di tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga sekolah untuk menyukseskan gerakan bersih-bersih masjid, musala, dan lingkungan sekolah secara serentak pada Jumat (13/2/2026).
Ajakan tersebut disampaikan dalam pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-6 Rohis Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Aula Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah, Jumat (7/2/2026).
Ketua DPW AGPAII Jawa Tengah, Dr. Hery Nugroho, MSI, MSi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi kebiasaan baik yang terus dilaksanakan, sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan rumah ibadah dan lingkungan sekolah.
Menurut Hery, pelaksanaan kegiatan bersih-bersih akan didampingi oleh guru pembina Rohis dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di masing-masing sekolah.
Ia menilai pengurus Rohis harus mampu menjadi pelopor sekaligus teladan bagi para siswa lainnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah.
“Kegiatan ini bertujuan agar jamaah lebih nyaman, aman, dan khusyuk saat beribadah di masjid maupun musala sekolah. Selain itu, gerakan ini juga melanjutkan tradisi masyarakat Indonesia yang sejak lama melakukan bersih-bersih tempat ibadah menjelang Ramadan,” ujarnya.
Gerakan tersebut rencananya melibatkan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SLB, SMP, SMA hingga SMK se-Jawa Tengah. Hery berharap gerakan ini tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi dapat menjadi inspirasi dan dilaksanakan secara nasional.
Ia juga mengimbau para guru PAI dan pembina Rohis untuk berkoordinasi dengan kepala sekolah agar kegiatan berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah.
Dukungan terhadap program ini juga disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jawa Tengah, H. Norzaini Wahyu Widodo, SH, S.Kom, M.Hum.
Ia menilai gerakan tersebut sangat positif karena mampu menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman bagi siswa maupun guru saat Ramadan.
“Program ini sangat bagus. Jika masjid dan musala bersih, tentu murid, guru, dan jamaah akan lebih senang beribadah,” katanya.
Sementara itu, Pembina Rohis Indonesia Jawa Tengah, Ahmad Fadlol, MPdI menjelaskan bahwa Konferwil Rohis ke-6 dihadiri berbagai pihak, di antaranya Kepala Bidang PAI Kanwil Kemenag Jateng H. Norzaini Wahyu Widodo, Katim PAI SMA/SMALB Karina, MPd, Katim Sistem Informasi PAI Dian Wahyu, MM, Katim PAI SMP KH Muizzudin, MAg, Ketua DPW AGPAII Jateng Dr. Hery Nugroho beserta jajaran, pengurus MGMP PAI SMA dan SMK Jawa Tengah, pembina Rohis, serta pengurus Rohis se-Jawa Tengah.
Ia menambahkan, Konferwil tersebut mendapat dukungan dari DPW AGPAII Jawa Tengah, Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, serta MGMP PAI SMA dan SMK Jawa Tengah.
Agenda yang dibahas meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus Rohis Indonesia Jawa Tengah masa khidmah 2025–2026, penyusunan program kerja dan rekomendasi, hingga pemilihan ketua Rohis Indonesia Provinsi Jawa Tengah masa khidmah 2026–2027 beserta tim formatur. St


