Jala Lintas Media Gandeng Mahavira, PETIRS, dan SonicWall Perkuat Tata Kelola Siber Rumah Sakit

4 Min Read
Gelar workshop, Jala Lintas Media gandeng Mahavira, PETIRS, dorong rumah sakit naik kelas: dari IT security ke cyber governance di era risiko digital. Foto: dok

PURWOKERTO (Jatengdaily.com)- Transformasi digital di sektor kesehatan Indonesia memasuki fase baru yang lebih kompleks dan berisiko. Tidak lagi sekadar implementasi sistem, rumah sakit kini menghadapi tekanan yang semakin besar dari sisi keamanan siber, kepatuhan regulasi, hingga akuntabilitas hukum di level manajemen.

Menjawab tantangan tersebut, Jala Lintas Media (JLM) bersama Mahavira, PETIRS dan SonicWall menggelar workshop “Securing Trust in Digital Healthcare: Cybersecurity & Compliance” Hotel Aston Purwokerto, baru-baru ini.

Kegiatan ini mempertemukan pimpinan rumah sakit, praktisi IT, serta pakar hukum dalam satu forum strategis untuk membahas realitas baru industri kesehatan: bahwa risiko digital kini telah menjadi risiko bisnis dan hukum. “Di level direksi, pertanyaannya sudah berubah. Bukan lagi ‘apakah sistem kita aman’, tetapi ‘apakah kita siap secara hukum dan governance jika terjadi insiden’,” ujar Daniel Suryo selaku Chief Operating Officer Mahavira System Integra.

Dalam sesi utama, Pakar Hukum Cyber dari Fakultas Hukum Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof. Agus Raharjo menegaskan bahwa di era digital, kegagalan dalam menjaga keamanan dan kepatuhan dapat berdampak langsung pada reputasi institusi. “Data breach hari ini adalah krisis kepercayaan. Dan bagi rumah sakit, trust adalah aset terbesar,” jelasnya.

Sekertaris Perkumpulan Tenaga Informatika Rumah Sakit (PETIRS), Isnanto mengatakan, keterlibatan PETIRS menjadi elemen penting dalam kegiatan ini. Pasalnya sebagai komunitas profesional yang menghimpun tenaga informatika rumah sakit di Indonesia, PETIRS berperan dalam menjembatani kebutuhan praktis di lapangan dengan arah kebijakan dan teknologi.

Sejak terbentuk dan berkembang secara nasional, PETIRS aktif menyelenggarakan workshop, forum diskusi, dan kolaborasi lintas institusi untuk meningkatkan kapabilitas IT rumah sakit. Kehadiran komunitas ini memastikan bahwa transformasi digital tidak hanya berhenti di level wacana, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata.

Untuk menjawab meningkatnya ancaman siber, Jala Lintas Media juga menghadirkan kapabilitas teknologi dari SonicWall sebagai bagian dari solusi yang diperkenalkan dalam
workshop ini.

Teknologi SonicWall memungkinkan rumah sakit memperkuat pertahanan digital melalui: Advanced Threat Protection untuk mendeteksi ransomware dan malware secara
real-time, Next-Generation Firewall untuk mengamankan jaringan yang semakin terintegrasi, Secure Access & Zero Trust Framework untuk melindungi akses ke data pasien, dan Network Monitoring & Threat Intelligence untuk visibilitas dan respon cepat terhadap serangan siber.

Langkah ini menjadi krusial mengingat rumah sakit kini menjadi target bernilai tinggi bagi pelaku serangan siber, dengan risiko mulai dari kebocoran data pasien hingga gangguan layanan medis, demikian di jelaskan oleh Hesdy yang menjadi narasumber mewakili pihak Sonic Wall Indonesia.

Melalui workshop ini Jala lintas Media Bersama Mahavira, PETIRS, dan Sonic Wall, berupaya mendorong perubahan paradigma di industri kesehatan: dari pendekatan “IT
Security” menuju “Cyber Governance & Legal Resilience”.

Adapun pendekatan yang ditekankan meliputi keamanan tidak hanya soal teknologi tetapi juga tata kelola, compliance bukan sekadar checklist, tetapi perlindungan hukum, dan reputasi bukan hasil komunikasi tetapi hasil dari sistem yang dapat dipercaya.

Di tengah meningkatnya regulasi dan ancaman siber, transformasi digital tanpa governance yang kuat dinilai bukan hanya berisiko, tetapi berpotensi menjadi liabilitas bagi institusi. ”Workshop ini menegaskan satu hal masa depan rumah sakit digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi oleh kemampuan institusi dalam mengelola risiko, menjaga kepatuhan, dan membangun kepercayaan secara berkelanjutan,” jelasnya. she

Share This Article