By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Magnet Ramadan Ada di MAJT, Programnya Sarat Ilmu dan Inspirasi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Gagasan

Magnet Ramadan Ada di MAJT, Programnya Sarat Ilmu dan Inspirasi

Last updated: 12 Februari 2026 14:54 14:54
Jatengdaily.com
Published: 12 Februari 2026 14:54
Share
SHARE

Oleh: Isdiyanto Isman
Ramadan di penjuru dunia selalu terasa hidup. Berbagai pengajian, salat tarawih, tadarus hingga takjil dikemas apik. Tidak hanya di masjid dan musala, kampus, sekolah hingga jalan raya pun semarak lewat ngabuburit.

Tak terkecuali di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Ketua Pelaksana Pengelola MAJT, Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA, dan Sekretaris Drs. KH Muhyiddin, M.Ag, sudah membentuk panitia amalan Ramadan 1447 Hijriah sebulan lalu. Bahkan, duet panitia Prof. Dr. KH Izzuddin, M.Ag sebagai ketua dan Dr. Heri Pamungkas, M.I.Kom sebagai sekretaris, melalui berbagai rapat, telah menyiapkan sepuluh kegiatan yang sarat ilmu untuk menghidupkan Ramadan.

Ramadan tahun ini religiusitas dan nuansa sosialnya dirancang lebih terasa. Sepuluh kegiatan diproyeksikan akan menyedot masyarakat, baik tua, muda, remaja hingga anak-anak secara masif.

Kesemarakan juga diselaraskan dengan masjid sebagai ikon wisata internasional. Sebagaimana Ramadan sebelumnya, kegiatan yang disiapkan menjadi daya tarik bagi ribuan masyarakat untuk hadir.

Berbagai kegiatan Ramadan juga didesain agar mampu memunculkan Nur Islam yang kuat, cahaya yang menerangi dan menghangatkan jiwa-jiwa yang bersimpuh ikut memakmurkan MAJT.

Prof. Dr. KH Noor Achmad mempersilakan masyarakat Jawa Tengah hingga mancanegara menghidupi Ramadan di MAJT. Kita teguk bersama hikmah Ramadan yang pastinya sarat dengan ilmu agama dan sosial.

Sepuluh Agenda
Sepuluh agenda unggulan Ramadan yang disiapkan panitia, kata Ketua Panitia Prof. Dr. KH Izzuddin Achmad, M.Ag, diawali prosesi Dugderan menyambut puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Senin, 16 Februari 2026. Dugderan merupakan tradisi menjelang datangnya bulan puasa yang sudah berumur ratusan tahun sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kota Semarang.

Acara budaya ini diselenggarakan Pemerintah Kota Semarang, dengan puncak upacara dipusatkan di MAJT. Rombongan Dugderan yang dipimpin Wali Kota Semarang akan berjalan dari Gedung Balaikota di Jalan Pemuda dan berakhir di MAJT, Jalan Gajah Raya, Semarang.

Kedua, pembukaan Pesantren Ramadan Rohis Indonesia ke-4 pada 19 Februari 2026 yang akan diikuti ribuan pelajar SLTA se-Indonesia, dirangkai dengan launching Gebyar Ramadan 1447 Hijriah MAJT.
Ketiga, diselenggarakan salat tarawih khas MAJT sebanyak 23 rakaat.

Keistimewaannya, setiap tarawih imam membaca Al-Qur’an satu juz hingga akhir Ramadan rampung 30 juz sehingga menjadi magnet bagi masyarakat untuk memadati ruang utama salat masjid.

Ada empat imam MAJT bereputasi internasional, di antaranya KH Ulil Abshor, AH (juara Musabaqah Hifdzil Qur’an/MHQ 30 juz internasional di Makkah tahun 1980), KH Zaenuri Ahmad, AH (juara MHQ 30 juz internasional di Kairo tahun 1993 dan di Dubai tahun 1998), KH Ahmad Thoha, AH (juara MHQ 30 juz internasional di Makkah tahun 1995), serta KH Muhammad Abdul Faqih, AH (juara MHQ 30 juz internasional di Makkah tahun 2017).

Reputasi muazin MAJT juga tidak kalah. Rohani, juara 1 MTQ Remaja 1998 di Tegal dan juara 1 MTQ Karesidenan Semarang tahun 1998. Abdurrahman Mufid, terbaik I MTQ RRI Semarang tahun 2016, terbaik I MTQ Remaja Provinsi Jawa Tengah tahun 2015, terbaik I MTQ Mahasiswa se-Jawa Tengah tahun 2017, terbaik II MTQ Dewasa Jawa Tengah tahun 2019, serta terbaik III MTQ Dewasa Jawa Tengah tahun 2014.

Keempat, sebagai masjid yang menjadi sumber keilmuan, setiap hari digelar kajian tematik bakda Subuh selama Ramadan yang diisi para ulama sepuh Jawa Tengah dari berbagai disiplin ilmu. Di antaranya Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA; Ketua Umum MUI Jawa Tengah Dr. KH Ahmad Darodji, M.Si; Ketua DMI Jawa Tengah Prof. Dr. KH Ahmad Rofiq, MA; Drs. KH Muhyiddin, M.Ag selaku Sekretaris Umum MUI Jawa Tengah; Wakil Sekretaris PP MAJT Drs. KH Istajib AS; Direktur Pesantren Tahfidz Al-Qur’an MAJT-Baznas Dr. KH Muhammad Syafudin, Lc., MA; dan lainnya.

Kelima, pada kajian bakda Zuhur diselenggarakan kajian kitab Nashoihul Ibad dengan narasumber di antaranya Drs. KH Muhyiddin, M.Ag; Dr. Muhammad Syafudin, Lc., MA; Dr. KH Shodiq Hamzah; Drs. KH Hadlor Ihsan; KH Hanif Ismail, Lc.; serta Drs. KH Dzikron Abdullah. Keulamaan para narasumber telah diakui secara internasional.

Keenam, akan digelar khataman Al-Qur’an 30 juz setiap usai salat Asar yang diisi para santri Tahfidz Al-Qur’an MAJT-Baznas Jawa Tengah hingga akhir Ramadan.

Ketujuh, talkshow dengan branding “Kupasan Ramadan Penuh Makna” (KURMA) menjadi program bergengsi yang didesain menyedot ratusan audiens, dilaksanakan mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2026.

Talkshow ini sebagaimana tahun sebelumnya menyedot banyak pengunjung karena topik menarik serta narasumber dari kalangan ulama, tokoh masyarakat, dan akademisi yang memiliki kredibilitas teruji.

Di antaranya Wakil Gubernur Jateng KH Taj Yasin; Dr. KH Ahmad Darodji, M.Si; Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA; Rektor Udinus Prof. Dr. Pulung Nurtanto Andono, M.Kom; Rektor UIN Walisongo Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag; Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo, M.Si; Dr. Hajjah Nur Kusuma Dewi, M.Si; dan lainnya.
Kedelapan, pada 7 Maret 2026 akan digelar peringatan Nuzulul Qur’an usai salat tarawih.

Kesembilan, iktikaf bersama mencari berkah pada 10 malam terakhir Ramadan dilaksanakan pada 1, 3, 5, 7, dan 9 Maret pukul 02.00 WIB. Pengalaman Ramadan tahun lalu, program ini sukses dengan hadirnya ratusan jamaah.

Kesepuluh, pada akhir Ramadan 1447 Hijriah, pagi hari 1 Syawal akan diselenggarakan salat Idulfitri 1447 Hijriah yang dihadiri belasan ribu jamaah. Khatib direncanakan Dr. (HC) KH Zulfa Musthofa, Waketum PBNU, sosok ulama muda yang cerdas, bersahaja, dan berilmu tinggi, yang ceramah keagamaannya menghiasi berbagai media sosial dan media massa.

Penulis mengajak masyarakat Jawa Tengah hingga mancanegara untuk bergabung dalam rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah MAJT. Semoga kita semua senantiasa meraih keberkahan dari Allah Swt. Aamiin.

Penulis:
Ketua Bidang Hubungan Masyarakat PP MAJT dan Alumnus Magister Ilmu Politik, FISIP Unwahas. Jatengdaily. com-st

You Might Also Like

Ketahanan Pangan untuk Bela Negara
Di Balik Layar Peringatan HUT Wanita Angkatan Udara
Jejak Pendidikan 78 Tahun Indonesia Merdeka
Menuju Petani Sejahtera di Tengah Pandemi
Hujan Ekstrem di Semarang: Tantangan Perubahan Iklim dan Solusi Ketahanan Kota
TAGGED:beri inspirasiMagnet Ramadan Ada di MAJTProgramnya Sarat IlmuProgramnya Sarat Ilmu dan Inspirasi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?