Sekolah Vokasi UNDIP Gelar DISCO 9th, Jadi Ajang Kolaborasi Nasional Pengembangan Infrastruktur Masa Depan

3 Min Read
Program Studi D4 Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur SV UNDIP melalui Kelompok Studi Riset DIPOVIL sukses menyelenggarakan DISCO 9th. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Program Studi D4 Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Kelompok Studi Riset DIPOVIL sukses menyelenggarakan rangkaian puncak kegiatan The 9th Diploma Civil and Architecture Scientific Competition (DISCO 9th) pada 23–24 Mei 2026.

Kegiatan diawali dengan final kompetisi nasional yang berlangsung pada 23 Mei 2026 dan mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Ketua Program Studi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur SV Undip, Asri Nurdiana mengatakan, tahun ini, DISCO 9th mempertandingkan tiga cabang lomba nasional, yakni National Balsa Bridge Design Competition, Lomba Beton, dan Sayembara Desain Arsitektur.

Ketiga kompetisi tersebut menurutnya, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan analisis struktur, kreativitas desain, inovasi teknologi, serta kemampuan problem solving yang aplikatif dalam bidang teknik sipil dan arsitektur.

“”Khusus pada kompetisi balsa bridge, peserta ditantang merancang struktur jembatan yang efisien, kuat, dan ekonomis melalui pendekatan perancangan berbasis proyek nyata,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Seminar Nasional DISCO 9th pada 24 Mei 2026 di Universitas Diponegoro. Seminar ini mengusung tema “Inovasi Desain dan Infrastruktur Berkelanjutan Berbasis Teknologi Digital Twin untuk Ketahanan Iklim di Wilayah Tropis.”

Melalui seminar tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan teknologi digital dan strategi pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim di kawasan tropis.

Pada sesi pertama, seminar menghadirkan pembahasan bertajuk “Optimasi Respons dan Mitigasi Iklim dengan Teknologi Digital Twin pada Infrastruktur Tropis.” Materi ini mengulas peran teknologi digital twin dalam proses monitoring, simulasi, hingga prediksi risiko iklim pada sistem infrastruktur perkotaan. Sesi ini disampaikan oleh Prof. Dr. Suhono Harso Supangkat.

Sementara itu, pada sesi kedua, peserta mendapatkan pemaparan mengenai “Strategi Desain dan Struktur Berkelanjutan untuk Infrastruktur Tangguh Iklim” yang disampaikan oleh Alvin Tehmono. Materi tersebut menyoroti pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan dalam perencanaan dan pembangunan infrastruktur masa depan.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, akademisi, dan peserta dari berbagai institusi di Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi, DISCO 9th juga menjadi ruang kolaborasi untuk bertukar gagasan, pengetahuan, dan inovasi di bidang teknik sipil dan arsitektur.

Melalui penyelenggaraan DISCO 9th, Program Studi D4 Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur Sekolah Vokasi UNDIP menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan serta memperkuat ketahanan iklim di masa depan. she

Share This Article