DEMAK (Jatengdaily.com)– Peningkatan kualitas pelayanan publik tidak cukup hanya mengandalkan prosedur dan fasilitas. Dialog langsung dengan stakeholder dan masyarakat dinilai penting untuk memastikan pelayanan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
Pada Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) oleh DPMPTSP Kabupaten Demak Kepala DPMPTSP Kabupaten Demak Ir Nanang Tasunar mengatakan, forum tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang terbuka, responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Melalui forum ini diharapkan dapat diperoleh masukan, saran, serta aspirasi dari masyarakat dan seluruh stakeholder, sehingga kebijakan dan penyelenggaraan pelayanan dapat meningkat dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna layanan,” kata Nanang, Rabu (09/09/2026).
Sementara Sekda Demak H Akhmad Sugiharto ST MT menegaskan, FKP harus menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat, bukan sekadar agenda formal. Forum tersebut diharapkan mampu menyerap aspirasi sekaligus menemukan solusi atas berbagai persoalan pelayanan publik.
“FKP ini tidak sekadar formalitas. Kami ingin mempertemukan pihak yang melayani dengan masyarakat yang dilayani, sehingga aspirasi dan masukan yang disampaikan bisa menjadi bahan perbaikan pelayanan ke depan,” kata Akhmad.
Menurut sekda, masyarakat harus ditempatkan sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Karena itu, kritik yang disampaikan warga, termasuk melalui media sosial, hendaknya diterima sebagai bahan evaluasi. Keberadaan MPP juga harus mampu memangkas alur dan waktu pelayanan melalui koordinasi lintas sektor.
Akhmad Sugiharto menambahkan, kualitas pelayanan juga menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Karena itu, seluruh OPD diminta terus melakukan perbaikan, meski pelayanan yang diberikan sudah dinilai baik.
Melalui FKP ini, berbagai masukan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk mewujudkan pelayanan publik Demak yang mudah, cepat, transparan, akuntabel dan responsif. “Kepercayaan publik lahir dari pengalaman masyarakat dalam mendapatkan pelayanan setiap hari. Karena itu, layani masyarakat sebaik-baiknya agar kepercayaan publik kepada pemerintah semakin baik,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Kadin Demak Surya Hadi Wibowo menyoroti pentingnya kemudahan perizinan bagi dunia usaha. Menurutnya, investor telah menghadapi tantangan dalam menyiapkan modal dan infrastruktur sehingga proses perizinan diharapkan tidak menjadi hambatan tambahan.
“Investor telah tertatih untuk menyediakan infrastruktur, modal dan lainnya. Kadang sangat membutuhkan waktu saat mengurus perizinan. Maka itu harap dimudahkan, jangan sampai makan waktu lama,” pungkasnya. rie-she



