By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Banjir di Demak Diperparah Kiriman Air dari Hulu dan Sungai Sempit
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir di Demak Diperparah Kiriman Air dari Hulu dan Sungai Sempit

Last updated: 11 Februari 2021 16:49 16:49
Jatengdaily.com
Published: 11 Februari 2021 16:49
Share
Banjir di Sayung Demak masih menggenangi permukiman warga hingga setinggi satu meter Kamis (11/2/2021). Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Banjir masih menggenagi sejumlah daerah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Hingga Kamis (11/2/2021), sejumlah desa masih terendam khususnya di daerah Sayung Demak, dengan tinggi genangan hingga satu meter.

Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak HM Agus Nugroho LP mengungkapkan, hujan ekstrim yang mengguyur Jawa Tengah termasuk di dalamnya Kabupaten Demak menjadikan sekitar enam kecamatan terdampak banjir.

Di samping intensitas hujan tinggi, genangan banjir diperparah kiriman air dari hulu yang tak tertampung aliran sungai sempit oleh sedimentasi hingga limpas.

“Sungai tidak mampu menampung dan meluap itu karena beberapa faktor, yaitu sedimentasi, penyempitan, sampah, dan sebagainya, termasuk tanggul kritis,” ujarnya.

Disebutkan, enam kecamatan tersebut yaitu, Sayung, Karanganyar, Karangawen, Guntur, Karangtengah, dan Mranggen. Banjir terparah di Kecamatan Sayung lantaran genangan air hujan bercampur dengan air pasang laut atau rob. Setidaknya ada sekitar 10 desa yang terendam hingga sekarang.

Berdasarkan data BPBD, masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Sayung tersebar di Desa Prampelan sebanyak 1.289 kepala keluarga (KK), Loireng (1.074 KK), Tambakroto (25 KK), Purwosari (201 KK), Kalisari (2.440 KK), Sayung (3.200 KK), Dombo (112 KK), Bulusari (51 KK), serta Desa Pilangsari (775 KK).

Sementara Kecamatan Karanganyar hanya Desa Ketanjung sebanyak 750 KK atau 1.200 jiwa, Kecamatan Guntur ada di Desa Blerong sebanyak 96 KK atau 384 jiwa. Sedangkan Kecamatan Karangtengah warga terdampak banjir ada di Desa Batu sebanyak 172 KK, Dukun ( 10 KK), serta Tambakbulusan ( 643 KK). rie-yds

You Might Also Like

Kemenkes Konfirmasi Ada 7 Kasus Aktif Penyakit Cacar Monyet di DKI Jakarta
Deal, Sumitomo Sepakat Kerja Sama dengan PT KHE Bangun PLTA Kayan Cascade
Kapolri Mutasi Enam Kapolda, Kapolda Jateng Ahmad Luthfi Jadi Irjen Kemendag
Pemkot Semarang Canangkan Gerakan Semarang Pilah Sampah
Ramadan Muliakan Yatim Bersama Dompet Dhuafa, Ustaz Erick Yusuf dan Dwiki Dharmawan
TAGGED:banjir demakbanjir sayung demakbpbd demakpenyebab banjir demak
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?