By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kasus Aktif COVID-19 Kota Solo Tertinggi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kasus Aktif COVID-19 Kota Solo Tertinggi

Last updated: 26 Februari 2021 09:03 09:03
Jatengdaily.com
Published: 26 Februari 2021 09:03
Share
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito. Foto: dok.bnpb
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Perkembangan kasus aktif di tingkat nasional saat ini berada di angka 12%. Target pemerintah ialah menurunkan angka kasus aktif dengan meningkatkan angka kesembuhan pasien COVID-19 dan menghindari angka kematian. Saat ini jika dilihat secara kabupaten/kota, sebagian besar kabupaten/kota di Indonesia memiliki hanya 11 – 100 kasus aktif.

Secara persentasenya sebesar 47,7% atau 260 dari 514 kabupaten/kota. Bahkan sebesar 5,3% atau 28 kabupaten/kota tidak memiliki kasus aktif COVID-19 sama sekali. “Ini adalah perkembangan yang baik dan patut kita apresiasi,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito memberi keterangan pers perkembangan penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (25/2/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Namun Wiku menekankan, yang perlu menjadi perhatian bahwa masih terdapat 33,1% atau 161 kabupaten/kota yang memiliki 101 – 1000 kasus aktif. Bahkan terdapat 14% atau 65 kabupaten/kota yang memiliki lebih dari 1000 kasus aktif. Adapun 10 kabupaten/kota dengan kasus aktif tertinggi yakni Kota Surakarta (7.534), Kota Depok (7.096), Kota Denpasar (6.210), Jakarta Timur (4.367), Jakarta Selatan (4.238), Bekasi (4.165), Bogor (3.705), Kota Jayapura (3.616), Badung (3.516) dan Kota Bekasi (3.386).

Wiku menghimbau kabupaten/kota yang masuk 65 daerah dengan kasus aktif tertinggi, agar serius dalam penanganan COVID-19 di daerahnya masing-masing. Upayakan meningkatkan angka kesembuhan dan mencegah kematian pasien COVID-19. Sehingga kasus aktif tingkat nasional dapat berkurang.

Dengan hal ini juga, Wiku meminta agar semua pihak memahami bahwa meskipun kasus aktif tingkat nasional menurun, tetapi masih terdapat kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif yang tinggi.

“Dibutuhkan gotong royong dan saling bahu membahu, antara seluruh unsur yang terlibat agar dapat mengefektifkan upaya penanganan COVID-19,” lanjut Wiku. yds

You Might Also Like

Bupati Sapa Guru di Korwil Demak, Ajak Semua Komponen Cegah Perundungan Bersama
Menyusul Gempa di Jepang, Perwakilan RI di Tokyo dan Osaka Siaga Pantau WNI
Desember Curah Hujan di Jateng Diprediksi Meningkat 40 Persen
Peroleh Asimilasi, Vanesa Konsen Urus Anak Lagi
Ditangkap, Kurir Sabu Akui Dapat Setoran dari Dalam Lapas
TAGGED:kasus aktif covid-19kasus aktif tertinggikota solosatgas penanganan covid-19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?