By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Budi Daya Kambing Etawa Sumbang PAD Cukup Tinggi di DIY
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Budi Daya Kambing Etawa Sumbang PAD Cukup Tinggi di DIY

Last updated: 18 November 2021 22:27 22:27
Jatengdaily.com
Published: 10 November 2021 22:23
Share
SHARE

SLEMAN (Jatengdaily.com) – Belakangan ini sektor peternakan kambing jenis etawa dan hasil olahannya turut menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah cukup tinggi (PAD) di Provinsi DI Yogyakarta.

Bumi Nararia Farm adalah salah satu bukti keberhasilan masyarakat bersama dinas terkait dalam membudidayakan kambing etawa yang mampu memproduksi susu sampai 350 liter setiap hari.

Tentu saja budi daya itu menarik minat Komisi B DPRD Jateng belajar pengelolaan dan pengembangbiakan kambing etawa di Bumi Nararia Farm, Sleman, Selasa (9/11/2021).

LIHAT TERNAK : Sekretaris Komisi B Muhammad Ngainirichard melihat ternak di kandang milik Bumi Nararia Farm di Sleman, DIY. Foto:ist

Sekretaris Komisi B, Muhammad Ngainirichard mengharapkan potensi serupa bisa bertumbuh kembang di Jawa Tengah. Banyak balai peternakan yang ada di Jateng hanya menjual kambing dan belum ada inovasi dalam pengolahannya. Terlebih Jateng juga dikenal dengan potensi hasil ternak yang melimpah, namun belum adanya Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni membuat para peternak lebih menjual ternak mereka begitu masuk usia dewasa.

“Nantinya lewat perda yang sedang disusun, pemerintah menunjuk salah satu daerah sebagai sentra budi daya kambing jenis etawa dan pengembangan SDM akan didampingi dengan dinas terkait dan didukung oleh perguruan tinggi yang ditunjuk,” terang politikus PPP itu.

Menanggapi, Pemilik Bumi Nararia Farm Didik mengatakan pengembangan kambing perah etawa berawal dari keprihatinan para peternak yang belum paham pengolohan dan budi daya kambing secara maksimal. Bumi Nararia Farm menggembangkan breeding dengan menyilangkan kambing jenis etawa dengan lokal unggulan guna memaksimalkan hasil selain susu perah, olahan lain adalah daging kambing yang cukup baik proteinnya.

“Lewat pembinaan dari dinas terkait dan perguruan tinggi, produk susu diolah menjadi variatif seperti keju sampai susu skim, untuk kambing jantan dan betina yang sudah tidak menghasilkan susu maka akan dijual sebagai kambing pedaging dengan kualitas tetap terjaga,” terang dia.

Sementara anggota Komisi B, Prayogo Nugroho menilai langkah-langkah Bumi Nararia Farm bisa menjadi model percontohan di Jateng.

“Jateng sebenarnya memiliki banyak daerah pembudidayaan kambing, namun hanya menjual begitu dewasa dan belum ada langkah inovatif sampai saat ini. Maka langkah utama adalah meningkatkan mutu SDM peternak. Lewat bimbingan teknis dengan dinas terkait tentunya mengajak Bumi Nararia sebagai percontohan tata cara mengembangkan ternak kambing perah etawa.” tambah politikus asal Nasdem itu.st

You Might Also Like

Jalani TC, 30 Pemain Disiapkan Berlaga di Piala AFC U-20 di Uzbekistan
Perpustakaan Unissula Jadi Rujukan Pustakawan di Jateng
Antisipasi Masuknya Varian Omicron, Rumah Sakit Diminta Siapkan Diri
ASN Harus Jaga Netralitas pada Pemilu 2024
Perpanjangan Pengetatan Pelaku Perjalanan Cegah Importasi Kasus Antar Pulau pada Arus Balik
TAGGED:budi daya menjanjikankaing etawaKomisi B DPRD Jatengsumbang PAD DIY
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?