By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Berlangsung Penuh Haru, RSI Sultan Agung Selenggarakan Wisuda Tahfizh
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Berlangsung Penuh Haru, RSI Sultan Agung Selenggarakan Wisuda Tahfizh

Last updated: 24 April 2022 05:28 05:28
Jatengdaily.com
Published: 24 April 2022 05:28
Share
Peserta Wisuda Tahfiz. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang kembali sukses menyelenggarakan Wisuda Tahfiz angkatan ke 11 bersamaan dengan peringatan Nuzulul Qur’an bertempat di Masjid Hamidun Kosim RSI Sultan Agung Semarang.

Tak kurang dari 63 wisudawan yang nyantri di Rumah Tahfizh Darussyifa RSI Sultan Agung Semarang mengikuti prosesi wisuda tahfizh qur’an yang telah berlangsung pada Sabtu (23/4/2022).

Ada hal yang membuat acara wisuda tahfizh ini lain dengan sebelumnya, yakni dengan di wisudanya salah seorang santri yang telah hafal qur’an 30 juz, yaitu Ahmad Mughni Labib (17) santri yang berasal dari Mranggen Demak.

Sesi pemberian samir dan sayahadah tahfizh dari pengasuh Rumah Tahfizh Darussyifa, Ust. Muhammad Zaenudin berlangsung penuh haru dan menguras emosi para tamu undangan dan peserta yang hadir.

Termasuk pada moment pertemuan Labib dengan kedua orang tua dan menyerahkan Al Qur’an yang secara simbolis bermakna pemberian kemuliaan kepada orang tua.

Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, dr. H. Masyhudi AM, M.Kes yang turut menjadi salah satu wisudawan mengatakan bahwa proses penghafalan Qur’an membutuhkan banyak pengorbanan, diantaranya pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran di tengah aktifitas sehari-hari.

“Menghafal Al-Qur’an dalam waktu singkat secara manusiawi itu sangat sulit, namun berkat kekuasaan Allah yang akan membukakan pintu hati, pikiran dan kemudahan bagi mereka yang berniat menghafalkan Qur’an, insyaallah tidak akan ada yang sulit.” Tutur dokter Masyhudi dalam sambutannya.

Masyhudi juga mengatakan bahwa kegembiraan ketika halaman demi halaman Qur’an telah dihafalkan, akan memberikan kebahagiaan yang luar biasa.

Acara juga dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA), H. Hasan Toha Putera, MBA, beserta jajaran pengurus yayasan, serta KH. Khammad Ma’sum, Al Hafizh, pengasuh Ponpes Raudhatul Qur’an Semarang yang memberikan mauidhoh hasanah selepas prosesi wisuda.

Dalam tausiyahnya, KH. Khammad Ma’sum, Al Hafizh memberikan motivasi kepada para wisudawan untuk tetap menjaga hafalannya dan mengamalkan ilmunya salah satunya dengan mendirikan sendiri pondok pesantren atau rumah tahfizh sehingga akan lebih banyak melahirkan generasi-generasi Qur’ani. she

 

You Might Also Like

Taman Langit Masuk Ajang Pariwisata Bergengsi
78.369 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air 78.369 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Wali Kota Ajak Kiai Bekali Santri dengan Iman, Ilmu dan Akhlak
Dikunjungi Jurnalis TV Se-Muria Raya ke Pabrik Rembang, Semen Gresik  Berkomitmen Perkuat Media Relations
Kasus Covid-19 Meledak di Kudus Disebabkan Transmisi Lokal
TAGGED:RSI Sultan AgungWisuda Tahfizh
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?