By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Perhatian Pemerintah Terhadap Kebudayaan Kurang Menggembirakan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsSeni Budaya

Perhatian Pemerintah Terhadap Kebudayaan Kurang Menggembirakan

Last updated: 27 Mei 2022 07:06 07:06
Jatengdaily.com
Published: 27 Mei 2022 07:06
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Perhatian pemerintah terhadap upaya pemajuan kebudayaan dinilai kurang. Padahal kita telah memiliki Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Seharusnya dengan payung hukum ini pemerintah bisa lebih berperan dalam mengembangkan, membina, dan melindungi kebudayaan.

Demikian kesimpulan yang bisa ditarik dari dialog budaya Ndoro Wedono di RRI Semarang Pro4, Kamis malam, 25 Mei 2022. Dialog menampilkan narasumber Ketua Umum Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Pusat Hendardji Soepandji dan Ketua 3 KSBN Jawa Tengah Gunoto Saparie. Sebagai moderator Titis Sambodo.

Hendardji mengatakan, UU Pemajuan Kebudayaan tidak cukup hanya dibaca dan dihafalkan. Namun, ia harus diimplementasikan di lapangan. “Pemerintah harus menyediakan sarana dan prasarana kebudayaan. Pemerintah harus menciptakan ekosistem, sehingga pengembangan kebudayaan kondusif,” katanya.

Memang, demikian Hendardji, pemajuan kebudayaan bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah, namun juga masyarakat. Namun, pemerintah harus menunjukkan keseriusan, memberikan contoh kepada masyarakat, ” katanya.

Hendardji melihat ada yang kurang tepat dari pemerintah dalam memandang kebudayaan. Akibatnya, anggaran untuk sektor kebudayaan di APBN dan APBD tidak jelas berapa persen. Hal ini berbeda dengan sektor pendidikan yang mencapai 20 persen.

Senada dengan Hendardji, Gunoto melihat pemerintah terkesan menganaktirikan kebudayaan. Hal itu berbeda dengan perhatian pemerintah terhadap bidang olahraga. Ada kesan bidang kebudayaan dianaktirikan.

Gunoto menambahkan tentang perlunya menghidupkan kembali para penilik kebudayaan. Mereka adalah ujung tombak kebudayaan di tingkat kecamatan.

“Beberapa waktu lalu panitia Kongres Kebudayaan meminta pemerintah kabupaten/kota menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Namun, karena ada ruang kosong yang ditinggalkan para penilik kebudayaan, akibatnya penyusunan PPKD tidak dapat maksimal. Padahal pembangunan kebudayaan harus berbasis data,” ujarnya.

Selain itu, Gunoto setuju dengan pendapat Hendardji tentang perlunya pemerintah memanfaatkan pertunjukan seni budaya sebagai media sosialisasi kebijakan negara. Bukannya dengan pidato-pidato yang kering dan membosankan.st

You Might Also Like

Kini, Buat SKCK di Polres Semarang Bisa lewat Online
Gubernur Perintahkan Walikota & Bupati Keluarkan Peraturan Penegakan Hukum Pelanggar Protokol Kesehatan
Kurikulum K13 dan Merdeka Masih Berlaku, Tidak Ada Yang Baru
Dini Inayati, Anggota DPRD Kota Semarang Edukasi Warga Sendangmulyo, Mengolah Sampah jadi Rupiah
Dari Lereng Muria Menuju Ruang Akademik, Jejak Hijau Dr Kukuh Sudarmanto dalam Buku “Hukum Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia”
TAGGED:dialog budaya Ndoro Wedono di RRI SemarangKetua 3 KSBN Jawa Tengah Gunoto SaparieKetua Umum Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Pusat Hendardji SoepandjiPerhatian Pemerintah Terhadap Kebudayaan Kurang Menggembirakan
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?