By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jokowi Sebut Situasi Krisis Tidak Normal, Butuh Cara ‘Abu Nawas’
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Gagasan

Jokowi Sebut Situasi Krisis Tidak Normal, Butuh Cara ‘Abu Nawas’

Last updated: 10 September 2022 18:56 18:56
Jatengdaily.com
Published: 10 September 2022 18:56
Share
SHARE

Oleh: Pudjo Rahayu Risan
Pengamat Kebijakan Publik

PRESIDEN Joko Widodo menyebut saat kondisi geopolitik yang tidak pasti seperti sekarang ini, dibutuhkan pemikiran “Abu Nawas” yang cerdik dan lihai untuk menghadapi krisis.
Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam “Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2022” yang dihadiri para Menteri Kabinet Indonesia Maju, CEO CT Coprs Chairul Tanjung, dan para ekonom lainnya, di Jakarta, Rabu (7/9/2022).

“Saya titip ke ekonom, jangan menggunakan pakem-pakem yang ada, jangan menggunakan standar yang ada karena saat ini sangat tidak normal sehingga dibutuhkan pemikiran ‘Abu Nawas’, yang ‘kancil-kancil’,” kata Jokowi.

Kenapa rujukannya Abu Nawas ?
Abu Nawas dikenal sebagai orang bijak yang suka memberi nasihat dan pandai menguraikan berbagai masalah yang pelik pelik. Dalam cerita, Abu Nawas adalah seorang seniman yang pandai menggubah syair. Ia dikenal sebagai orang bijak yang suka memberi nasihat dan pandai menguraikan berbagai masalah yang pelik-pelik. Di samping itu ia juga pandai melucu, dan perbuatanya selalu kocak. Ada-ada saja akalnya untuk mempermainkan orang, namun tanpa mempunyai maksud jahat. Karena itu, ia sangat disukai oleh banyak orang, terlebih-lebih oleh Sultan Harun al-Rasyid.

Banyak yang mengakui bahwa sosok yang satu ini selain kreatif, cerdas, gigih dalam membela kepentingan rakyat, dan cerdik. Selalu mempunyai cara untuk melepaskan diri dari berbagai macam masalah. Intinya para ekonom, pebisnis dan stakeholder berani tidak sekadar mempertahankan pakem tetap berani out of the box, keluar dari hal – hal biasa, harus luar biasa.

Perang Rusia – Ukrania.

Presiden Joko Widodo menilai perang antara Rusia dan Ukraina masih lama, sehingga para pejabat negara hingga ekonom perlu membuat strategi untuk menghadapi krisis.

Berdasarkan analisa Jokowi hasil dari pertemuan denan dua presiden itu, bisa disimpulkan keadaan perang ini akan berjalan dalam waktu yang lama. Konsekuensi logis, secara global akan terpengaruh dengan perang Rusia – Ukrania. Hampir semua kehidupan terutama yang menyangkut ketersediaan pangan termasuk pendistribusiannya.

Imbas yang paling terasa, kenaikan harga pangan diseluruh Negara termasuk energy. Harga gas naik sampai 5 kali lipat dan harga minyak sampai 2 kali lipat, terus berimbas ke mana lagi? Ke keuangan? Gejala ini sejauh mana memengaruhi ‘growth’ dan inflasi? Negara mana yang kena? ini harus hati-hati betul, Indonesia tidak bisa hanya bicara makronya saja, mikronya juga, dan lebih penting lagi detail satu per satu harus dikupas, pinta Jokowi.

“Saya titip ke ekonom, jangan menggunakan pakem-pakem yang ada, jangan menggunakan standar yang ada karena saat ini sangat tidak normal sehingga dibutuhkan pemikiran ‘Abu Nawas’, yang ‘kancil-kancil’,” kata Jokowi.

Kita semua sepakat dan paham bahwa dunia sekarang ini berubah sangat luar biasa. Pertama diawali pandemi, Indonesia bisa menangani dengan baik, termasuk pilihan tidak melakukan lockdown.Jatengdaily.com-st

You Might Also Like

Cerita Belanja: Cermin Kesejahteraan Kabupaten Tegal dalam Perspektif Konsumsi
Peran Whistleblowing
Kota Tegal Mengalami Deflasi 0,07 Persen
Sehatnya Pertanian, Sejahteranya Petani (Hari Tani 24 September 2021)
Transformasi Lapas; Strategi Terencana untuk Rehabilitasi dan Reintegrasi yang Sukses
TAGGED:Abu Nawas dikenal sebagai orang bijakButuh Cara 'Abu Nawas'Jokowi Sebut Situasi Krisis Tidak Normalpresiden joko widodo
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?