By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Stop Bodo Amat, Festival 76 IAK di Purwokerto menjadi Spirit Saling Merangkul dan Beraksi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsOlahraga

Stop Bodo Amat, Festival 76 IAK di Purwokerto menjadi Spirit Saling Merangkul dan Beraksi

Last updated: 30 Oktober 2023 08:48 08:48
Jatengdaily.com
Published: 30 Oktober 2023 08:48
Share
Ribuan anak muda hadir pada gelaran Festival 76 Indonesia adalah Kita (IAK) 2023 dalam rangka peringatan hari Sumpah Pemuda di Menara Pandang Teratai Purwokerto, Banyumas, Sabtu 28 Oktober 2023.Foto:dok
SHARE

PURWOKERTO (Jatengdaily.com)  – Ribuan anak muda hadir pada gelaran Festival 76 Indonesia adalah Kita (IAK) 2023 dalam rangka peringatan hari Sumpah Pemuda di Menara Pandang Teratai Purwokerto, Banyumas, Sabtu 28 Oktober 2023.

Mereka unjuk gigi dan kemampuan dalam ajang yang digelar serentak di enam kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah ini. Koordinator 76 Heppiii Community di Purwokerto, Adhis Prihantara mengatakan, sesuai taglinenya, ‘Stop Bodo Amat, Jadilah Manfaat, Festival IAK ini mengajak generasi muda untuk tidak bersikap cuek, lakukan sesuatu dan mewujudkannya.

“Kami ajak generasi muda untuk tidak bisa cuek-cuek aja, bikin sesuatu dong. Nah Festival IAK ini adalah movement yang proper menjembatani kreativitas mereka untuk melakukan sesuatu, mewujudkan itu bukan merencanakan doang. Jadi kami kumpulkan mereka di sini untuk bikin spirit bareng-bareng,” kata dia, di sela acara.

Di Purwokerto, berbagai komunitas melakukan aksinya di pelataran parkir Menara Pandang Teratai Purwokerto sejak siang hari hingga malam. Di antaranya komunitas extreme sport seperti BMX dan skateboarder.

Kemudian artworker, atau penggiat mural asli Purwokerto yang memiliki kemampuan membuat karya visual keren yang tidak kalah dengan seniman di kota besar lainnya.

“Selama ini kita melihat mereka itu minor, kecil-kecil saja secara activity, tapi sore ini kita lihat mereka sangat banyak, masih muda dan mereka bisa merangkul teman-temannya. Kalau mereka mengkampanyekan sesuatu yang bagus, saya rasa bisa didengar dan diterima di era sekarang,” kata dia.

Di bagian booth yang tersedia, juga terdapat beberapa tenant yang dikelola oleh anak muda di Purwokerto. Mereka terbiasa menjual produknya mandiri secara daring maupun luring.

Produk yang dihasilkan juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Ada burger, nasi burger, makanan ringan bahkan ada yang unik yaitu buah kelapa yang di dalamnya berisi jelly. “UMKM ini perlu kita dukung untuk ‘kelihatan’ dan dapat perhatian, katanya.

Adhis menambahkan, sejak pembukaan hingga unjuk karya ribuan anak muda memadati arena tersebut. Jumlah ini bertambah ketika band utama, Superman Is Dead dan Endank Soekamti yang punya fans fanatik cukup banyak tampil pada malam hari.

“10.000 lebih orang yang datang. Apalagi tiket masuknya free hanya perlu follow instagram jalan jalan heppiii 76,” katanya.

Dia berharap, kegiatan ini konsisten digelar dan terus berlanjut di masa mendatang. Sebab, generasi muda membutuhkan ruang ekspresi lebih banyak dan beragam.

“Kalau ruang itu dikasih sekali tidak cukup, kalau konsisten dan itu good movement atau positive vibes activity, saya rasa kita bisa ngomongin sesuatu ke anak muda dengan cara yang menyenangkan,” tutupnya.

Koordinator 76 Heppiii Community di Jawa Tengah Budhi A. S. mengucapkan terima kasih kepada komunitas anak muda, kemudian karang taruna, pemerintah daerah, pihak keamanan, serta berbagai pihak, sehingga acara berlangsung lancar dan semarak.

“Kreativitas anak muda di perkotaan bisa terwadahi dan tersalurkan dengan positif, UMKM juga mendapatkan ruang untuk mengenalkan usahanya dan meningkatkan penjualan, masyarakat juga terhibur dengan penampilan artis, grub band, dan kesenian daerah,” jelasnya.

Festival IAK 2023 digelar serentak di berbagai kota di Jawa Tengah dengan mengusung tagline ‘Stop Bodo Amat, Jadilah Manfaat’.

Acara digelar serentak di Purwokerto yang berlokasi di Menara Pandang Teratai, kemudian di Semarang yang bertempat di Sam Poo Kong, dan Solo bertempat di Pamedan Pura Mangkunegaran. Selain di Jawa Tengah, acara juga dilangsungkan di Jawa Timur, yakni di Pasuruan, Sidoarjo, dan Madiun. St

You Might Also Like

Tidak Ada Kata Terlambat untuk ODF
Tegal Siap Jadi Tuan Rumah MTQH XXXI Jawa Tengah: Antara Spirit Qur’ani dan Kebanggaan Daerah
Pemerintah Hapus Sanksi Terlambat Bayar Pajak dan Lapor SPT selama Libur Lebaran
Ada 15 Kasus Cacar Monyet di Jakarta, Kemenkes Bakal Tracing Kontak Erat
Jelang Laga Kontra Persis Solo, AHHA PS Pati FC Luncurkan Jersey Baru
TAGGED:Festival 76 IAK di Purwokertojadilah manfaatmenjadi Spirit Saling Merangkul dan Beraksistop bodo amat
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?