By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jokowi pun Ikut Membatik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jokowi pun Ikut Membatik

Last updated: 3 Oktober 2019 08:45 08:45
Jatengdaily.com
Published: 3 Oktober 2019 08:43
Share
Presiden Jokowi menghadiri Peringatan Hari Batik Nasional, di Pura Mangkunegaran. Foto: humas provinsi Jateng
SHARE

SURAKARTA  (Jatengdaily.com)– Peringatan Hari Batik Nasional, Rabu (2/10/2019), di Solo dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Jokowi ditemani sang ibu Negara, Iriana, hadir di Pura Mangkunegaran. Hadir juga sejumlah pejabat, mulai dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo,  Ketua Dewan Kehormatan OJK Wimboh Santoso, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Jokowi juga meninjau kegiatan membatik massal di halaman Pura Mangkunegaran. Bahkan orang nomer satu di Indonesia tersebut turut membatik dengan menggunakan cap. Jokowi menge-cap di atas kain putih bertulisan Membatik untuk Negeri. Presiden juga berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang telah mengembangkan batik.

Sementara Ganjar saat membuka acara, berdoa sebagai berikut. Allahumma ubat-ubet, bisa nyandang bisa ngliwet. Allahumma ubat-ubet, moga-moga pinaringan slamet. Allahumma kitra-kitri, sugih bebek sugih meri. Allahumma kitra-kitri, sugih sapi sugih pari.”

Doa agar tekun bekerja dan diberi kelapangan rizki, ijazah dari Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Watucongol Magelang KH Dalhar itu dilantunkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk mendoakan para perajin batik maupun tamu undangan, yang hadir dan melestarikan batik.

Doa Ganjar itu diamini oleh Presiden RI Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla, anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE) Kabinet Kerja maupun tamu undangan.

Menurut Ganjar, upaya melestarikan dan mengenalkan batik sudah dilakukan oleh para orang tua sejak zaman dahulu. Mulai bayi dalam kandungan usia tujuh bulan, dikenalkan batik wahyu temurun dalam prosesi mitoni, dengan harapan si calon bayi kelak selalu mendapat perlindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Batik harus terus dilestarikan. ‘’Apalagi sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009,” kata Ganjar.

Presiden Jokowi pun mengakui, corak batik saat ini sudah beragam, dan dipakai di mana pun dan oleh siapa saja. Dia mengapresiasi komitmen generasi muda untuk melestarikan batik melalui muatan lokal seminggu tiga kali di sekolah.

“Tugas kita bersama untuk mengajak seluruh masyarakat dunia mengenakan batik. Agar batik ini tetap mendapat pengakuan dari UNESCO,” harap Joko Widodo. She

You Might Also Like

Besok, Umat Kristiani Bisa Lakukan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Lawang Sewu
Jadi Ikon Kafilah, Bedug Bagelen Purworejo Diarak Keliling Kota Sofifi  
Total 41 Jemaah Indonesia Meninggal Sampai Jelang Berakhir Fase Puncak Haji
Juang Kencana Jateng Ramaikan Pameran Harganas di Simpanglima
Pelaku Penipuan dan Penggelapan Mobil Ditangkap Polisi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?