By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Perpustakaan Jadi Referensi Faktual Bagi Mahasiswa
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Perpustakaan Jadi Referensi Faktual Bagi Mahasiswa

Jatengdaily.com
Published: 21 November 2019 17:06
Share
Sejumlah narasumber dalam nonton bareng dan diskusi film yang digelar UPT Perpustakaan Unissula. Foto: she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Kepala UPT Perpustakaan Unissula, Jafar Sodiq mengatakan, Perpustakaan di era milenial bukan hanya sebagai referensi teoritik. Namun referensi faktual kondisi sosial yang ada.

Oleh karenanya, dengan nonton bareng dan diskusi film tentang Tambakrejo bergerak bersama diharapkan bisa menggiring mahasiswa untuk tahu kondisi riil yang ada. Demikian, dikatakannya, Kamis (21/11/2019), di sela acara di atas.

“Pemutaran film bagian upaya kami melihat faktual yang ada. Film ini, kejadian nyata dunia sosial. Hasil akhir, diskusi film untuk rekomendasi dari berbagai aspek dan direferensikan ke pemangku kepentingan,” jelasnya.

Hadir dalam diskusi untuk film yang diproduseri oleh Sunu Pajar dan disutradarai Anto Galon ini adalah, dosen Undip Prof Dr Mudjahirin Thohir.

Jafar Sodiq mengatakan, kolaborasi akademika dan seniman, diharapkan bisa memberi masukan ke pemerintah terkait kondisi masyarakat yang ada. Di satu sisi, bisa dijadikan referensi bagi mahasiswa dalam penelitian. Termasuk yang mengambil mata kuliah studi kasus. Metodologi untuk membedah fakta sosial.

Menurut Sunu, film ini mengungkapkan fakta sosial di Tambakrejo, Semarang. Sedangkan persoalan masyarakat diselesaikan bukan hanya dengan teori, namun dengan melihat kenyataan yang ada. Termasuk pembangunan rumah untuk relokasi yang sedang dilakukan oleh Pemkot Semarang. she

You Might Also Like

Flipchart Karya Mahasiswa Unnes, Cahaya Baru untuk Ibu Hamil di Desa Belor
Perguruan Tinggi Islam Harus Bisa Jadi Rujukan Umat
Agar Wayang Digemari Masyarakat Perlu Kolaborasi dengan Dunia Digital
Uji Coba Internal, PSIS Poles Fisik Pemain
Polisi Gerebek Rumah Pembuat Arak di Pati
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?