in

DPD RI Gandeng FH Unissula Bahas Prolegnas

Dekan FH Unissula Prof Dr Gunarto (kiri) bertukar cinderamata dengan Pimpinan Panitia Perancang UU (PPUU) DPD RI Prof John Pieris, Kamis (11/7/2019). Foto: she

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Perguruan Tinggi (PT) punya peran dalam memberi masukan, ide, gagasan, dan konsep dalam pembuatan peraturan per-Undang-Undangan. Sehingga akan diperoleh produk UU yang bermanfaat.

‘’Sehingga ketika UU sebagai produk hukum, bisa  berfungsi membangun untuk bangsa dan negara,’’ jelas Pimpinan Panitia Perancang UU  (PPUU) DPD RI Prof John Pieris, Kamis (11/7/2019).

Dia mengatakan hal itu, dalam Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka inventarisasi materi penyusunan usul. Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPD RI tahun 2020-2024 dan prolegnas prioritas tahun 2020, panitia perancang UU RI bekerjasama dengan Fakultas Hukum (FH) Unissula Semarang.

Hadir juga perwakilan dari universitas lain, dalam memberi masukan bagi DPD RI tersebut. Menurutnya, harapannya, kalangan akademika bisa urun rembuh dan memberi kontribusi.

‘’Sehingga, PT dan kaum intelektual, serta masyarakat memberi masukan-masukan untuk. kepentingan bangsa dan negara. DPD juga bisa mengangkat kesejahteraan Jateng,’’ jelasnya. 

Menurutnya, hukum sering berjalan lambat, dipengaruhi politik sesaat. Oleh karenanya, semua hal yang positif dari kalangan akademis, kita rangkum untuk program hukum yang bermartabat. Oleh karena itu. universitas atau perguruan tinggi bisa jadi sumber konsepsi untuk mewujudkan UU yang baik.

‘’Tujuannya untuk membentuk peraturan per UU-an baru yang sesuai kebutuhan riil masyarakat.  Sampai saat ini, DPD telah melahirkan 104 rancangan UU, 25 diantaranya telah menjadi UU,’’ jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum (FH) Unissula, Prof Dr Gunarto mengatakan, produk UU harus menimbulkan kebaikan, sesuai cita-cita dalam pembukaan UUD 1945.

‘’Hukum melahirkan kebaikan Hukum juga menjelaskan tentang kebenaran, Sehingga produk hukum bukan hanya melihat jumlahnya tapi kualitas kebenarannya,’’ jelas Prof Gunarto.

Menurutnya, dalam prolegnas, khususnya pembuatan UU berorientasi pada nilai kebaikan dan kebenaran, bukan mementingkan golongan atau mengaktualisasi pembuat hukum. 

Hadir sejumlah anggota DPD RI, diantaranya Denty Eka Widi Pratiwi SE MH dan staf ahli PPUU DPD RI, Ricca Anggreni, dan anggota yang lain. she

Written by Jatengdaily.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Ditaklukkan Borneo 0-2, Jafri Sastra Tetap Apresiasi Pemain

Kasus Mantan Sekda Kota Tegal EP Diserahkan ke Kejaksaan