Gubernur Lepas 26 Kafilah Jateng Berlaga ke STQN Maluku Utara

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo foto bersama dengan kafilah Jawa Tengah yang akan berlaga di arena Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI di Sofifi, Provinsi Maluku Utara dipimpin oleh Kepala Kanwil Kemenag Jateng H Musta’in Ahmad SH MH, Selasa (12/10). Foto:ist

SEMARANG (Jatebgdaily.com) – Gubernur Ganjar Pranowo melepas kafilah Provinsi Jateng yang akan berlaga di arena Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI di Sofifi, Provinsi Maluku Utara, 14-23 Oktober 2021. Pelepasan berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Puri Gedeh Jalan Gubernur Budiono, Gajahmungkur Semarang, Selasa (12/10).

Kafilah Jateng dipimpin Kepala Kanwil Kementerian Agama Jateng Musta’in Ahmad didampingi Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Afief Mundzir serta perwakilan qari-qariah, hafiz-hafizah dan mufasir-mufasirah.

Gubernur berpesan agar kafilah Jateng berusaha maksimal tampil terbaik membawa nama Provinsi Jateng, keluarga dan pribadi masing-masing. ‘’Kami yakin para pelatih dan pembina sudah mempersiapkan sebaik-baiknya agar Jateng menjadi juara,’’ katanya. Secara khusus Ganjar berpesan para kafilah tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) agar kejadian di PON Papua belum lama ini tidak terulang di STQN Sofifi, Maluku Utara.

‘’Alhamdulillah sudah saya cek semua peserta dan pendamping sudah vaksin dan sweb untuk memastikan kesehatan mereka sebelum berangkat ke Maluku,’’ katanya.

Kepada Gubernur, pimpinan Kafilah Provinsi Jateng Musta’in Ahmad menjelaskan, pihaknya siap mengikuti semua cabang yang dilombakan di arena Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI di Sofifi.

Sebelum berangkat para peserta mengikuti pembinaan dan karantina di Hotel Candi Indah Jl Dr Wahidin 112 Semarang. ‘’Sebanyak 26 qari-qariah, hafidz-hafidzah dan mufasir-mufasirah kita siapkan untuk berlaga di Sofifi, Maluku Utara,’’ kata Musta’in.
Sepuluh Cabang

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Afief Mundzir menjelaskan, ada sepuluh cabang yang akan diikuti oleh peserta dari Jawa Tengah, yaitu tilawah anak-anak (putera-puteri) dan tilawah dewasa. Cabang tahfidz 1 juz dan tilawah, tahfidz 5 juz dan tilawah, tahfidz 10 juz, tahfidz 20 juz, tahfidz 30 juz, tafsir bahasa arab, hafalan 100 hadits dan hafalan 500 hadits.

STQ Tingkat Nasional XXVI tahun ini mengambil tema “Melalui STQ Nasional, Kita Tingkatkan Pemahaman dan Pengamalan Nilai-nilai Al-Qur’an untuk Mewujudkan Generasi Milenial Qur’ani yang Unggul Menuju Indonesia Hebat dan Maju”.

Menurut Afief, tema itu memiliki makna tujuan penyelenggaraan STQ Nasional XXVI Tahun 2021 tidak hanya untuk mencari juara pada setiap cabang dan golongan yang diperlombakan. Lebih dari itu, penyelenggaraan STQ diharapkan mampu membentuk manusia yang mampu mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sesuai Surat Dirjen Bimas Islam event STQ Nasonal akan dilaksanakan pada 14 – 23 Oktober 2021 di Sofifi, Provinsi Maluku Utara.

Ketika membuka pembinaan dan pelatihan calon kafilah STQ Nasional dari Jawa Tengah, kemarin, Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Musta’in Ahmad mengatakan, Jawa Tengah dari ujung ke ujung adalah cikal bakal dari menyebarnya ajaran Islam di Nusantara. Sehingga para peserta pembinaan yang notabene sebagai anak cucunya Walisongo meskipun dari jalur yang jauh, sebenarnya adalah pemilik saham yang sah menjadi penerus Rasulullah dan Walisongo untuk membawa Al Qur’an dalam kemuliaan.

Para peserta semalam mengikuti doa bersama di Hotel Candi Indah Jalan Dr Wahidin Semarang. Dihadiri Kepala Biro Kesra Imam Masykur dan seluruh kafilah.st