By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dikembangkan SPBU Toilet Terbanyak di Dunia
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dikembangkan SPBU Toilet Terbanyak di Dunia

Last updated: 22 Juli 2019 07:55 07:55
Jatengdaily.com
Published: 21 Juli 2019 21:02
Share
Jajaran direksi PT Retno Muda saat memberi keterangan kepada awak media. Foto: wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)– Diusianya yang ke-50 tahun, PT Retno Muda selaku pengelola SPBU MURI yang berada di Jalan Raya Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, membuat terobosan baru.

Terobosan baru itu disalurkan melalui sayap usahanya SPBU MURI 2 di Rest Area kilometer 228 Jalan Tol Kanci-Pejagan dengan mengajukan rekor toilet terbanyak mencapai ratusan unit ke Guinness Book of Record.

”Jumlah toilet di sana merupakan terbanyak di dunia,” kata Direktur PT Retno Muda Bernandus Suharto Kusumowidagdo dalam jumpa pers perayaan 50 tahun PT Retno Muda di SPBU Muri Kramat, Sabtu (20/7/2019).

Sejak diresmikan hingga sekarang, rest area beserta SPBU itu memiliki 308 toilet, terdiri dari 225 toilet kamar mandi dan 83 toilet urinal.

”Dari jumlah itu, kami sedang mendaftarkan ke Guinnes Book of Record, untuk memastikan bahwa toilet di rest area kami paling banyak,” jelas Bernandus.

Selain itu, lanjut dia, di rest area juga dibangun masjid senilai Rp 2,1 miliar untuk tempat ibadah umat Islam dan area parkir yang mampu menampung hingga 600 kendaraan lebih.

Diakui, pengembangan usaha bisnis di area jalan tol merupakan langkah antisipasi adanya tol Trans Jawa.

”Jujur saja SPBU di Jalur Pantura sedikit kena dampak adanya jalan tol. Tentu saja dari segi bisnis berkurang. Tapi sampai sekarang tetap berjalan normal karena masih ada kendaraan besar yang memilih jalur pantura karena mungkin tarif tol yang terlalu mahal dan kurang terjangkau oleh sopir,”paparnya.

Ia pun menyatakan, pengembangan SPBU Muri 2 itu sekaligus sebagai tanda bisnis keluarga yang dijalani sejak 1969 silam itu semakin berkembang. “Ini adalah komitmen kami untuk lebih maksimal lagi dalam melayani masyarakat,” uangkapnya. wing-she

You Might Also Like

BNPB Percepat Penanganan Gempa Cianjur
Ganjar Ditemani Gibran Tengok Lokananta Pascarevitalisasi: Bisa Jadi Creative Hub Berbasis Seni
Pelatihan Guru PJOK, Upaya Dindikbud Demak Tingkatkan Mutu Pendidikan Olahraga
Kerahkan YouTuber, KJRI Jeddah Promosikan Produk Indonesia
Tukang Kredit Keliling Perkosa Penyandang Disabilitas di Magelang, Terancam 12 Tahun Bui
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?