By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jelang Piala Dunia U-20, Stadion Manahan akan Steril dari PKL selama Enam Bulan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jelang Piala Dunia U-20, Stadion Manahan akan Steril dari PKL selama Enam Bulan

Last updated: 27 Januari 2020 09:51 09:51
Jatengdaily.com
Published: 27 Januari 2020 09:43
Share
SHARE

SOLO (Jatengdaily.com) –Menjelang pelaksanaan laga bergengsi piala dunia U-20 2021 Stadion Manahan, Solo ditata. Selain penataan di dalam lapangan, juga di sekitarnya, yakni di luar pagar stadion. Dimana dalam rentang waktu, mulai enam bulan sebelum pelaksanaan piala dunia, kawasan venue steril dari pedagang kaki lima (PKL).

Seperti diketahui, di luar pagar stadion, saat ini puluhan PKL berjejer menjajakan sejumlah makanan dan minuman. Kondisi ini, akan ditertibkan, menyusul pelaksanaan piala dunia U-20 yang akan berlangsung tahun 2021.

Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan aturan tersebut merupakan permintaan dari FIFA. Otomatis, selter pedagang yang ada di utara dan barat Gelora Manahan harus tutup.

Atas permintaan PSSI maupun FIFA, maka selama enam bulan itu tidak ada aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sana. Oleh karenanya, kebijakan ini akan dan harus disosialisasikan ke para PKL. Demikian dikatakan orang nomer satu di Solo ini,  Minggu (26/1/2020).

Rudy akan segera mengumpulkan dinas-dinas terkait. Untuk selanjutnya  menyosialisasikan rencana itu. Meski demikian, para PKL tak perlu resah. Sebab, pihaknya juga memikirkan solusi bagi pedagang selama tidak berjualan di Manahan.

“Tapi itu kan masih 2021, nanti kita kumpulkan dinas-dinas terkait dulu. Nanti mau direlokasi atau apa kita pikirkan dulu,” jelasnya,

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surakarta, Joni Hari Sumantri, mengatakan penataan kawasan Manahan dibagi beberapa bagian. Masing-masing adalah ring satu, ring dua dan ring tiga.

Ring satu yakni bagian utama Stadion Manahan yang digunakan untuk pertandingan. Kemudian ring dua ialah kawasan di luar stadion namun masih di dalam pagar Gelora Manahan.

Untuk ring satu sudah tidak ada masalah, siap pakai. Kalau ring dua kita masih menunggu standar dari FIFA seperti apa. Tapi itu sudah siap dianggarkan di Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sementara untuk ring tiga, akan dilakukan sterilisasi. Tugas ini akan ditangani oleh Pemkot Surakarta. she

You Might Also Like

Menanti Rekomendasi PDIP untuk Pilkada Solo, Jumat Besok
Perlu Anggaran Tak Terbatas Atasi Bencana
Aktris Raline Shah Diangkat jadi Staf Khusus Kemkomdigi
Peduli Masyarakat, HUT-53  Korpri Gelar Pasar Murah 
Sukses Terapkan Program Unggulan Tahfidh Qur’an 6 Bulan 30 Juz, PPFF Gelar Wisuda Tahfidz Angkatan Ke-3
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?