Dengan Ilmu Selamat Dunia dan Akhirat

Direktur Utama PT LKM Demak Sejahtera Eny Suprapti didampingi Komisaris Utama H Sulaeman serta jajaran direksi saat menyerahkan santunan pada anak-anak yatim piatu dan duafa dalam rangka 10 Muharam 1443 H. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Dengan ilmu yang bermanfaat, manusia bisa selamat di dunia dan akhirat. Begitu pun dengan berbuat baik dan sedekah pada yatim juga duafa, insya’Allah kesejahteraan melingkupi karena doa mereka.

Di sela penyantunan yatim dan duafa oleh PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Demak Sejahtera dalam rangka peringatan 10 Muharam 1443, Komisaris Utama PT LKM Demak Sejahtera H Sulaeman menyampaikan, ketika seseorang menginginkan derajatnya naik dan bahagia di dunia, maka membaca Alquran adalah kuncinya.

“Sapa wonge gelem maca Alquran, saben huruf pahalane 10 derajat kebecikan. Barang siapa membaca Alquran, maka di setiap hurufnya akan mendapatkan pahala sepuluh kebaikan,” ungkapnya, Kamis (19/8/2021).

Karenanya kepada anak-anak yatim piatu yang hadir juga segenap Direksi dan perwakilan karyawan PT LKM Demak Sejahtera, Sulaeman mengajak, meluangkan waktu untuk membaca Alquran setiap hari.

“Syukur -syukur setiap akan berkegiatan diawali dengan bacaan Alquran. Syukur Alhamdulillah lagu bisa hafal, insya’Allah selamat dunia akhirat. Aamiin,” imbuhnya.

Diingatkan pula pada anak-anak yatim yang hadir disantuni, agar rajin menuntut ilmu baik di sekolah maupun madrasah atau pondok pesantren. Karena dengan belajar rajin pun, ilmu manfaat yang diperoleh tak hanya membawa kesejahteraan di dunia namun juga di akhirat.

“Ingat amalan yang tak akan putus meski seseorang telah meninggal dunia adalah doa anak yang sholeh, amal ibadah, dan ilmu yang manfaat,” tuturnya.

Mengenai sedekah dan ibadah, menurut Sulaeman, mampu mengungkit kesejahteraan seseorang. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, barang siapa menginginkan ‘kebaikan’ maka berbuatlah kebaikan dengan ibadah serta sedekah pada yatim dan duafa. Sebab yang menjadikan seseorang itu sejahtera adalah doa yatim dan duafa di sekitar mereka.

“Bahkan saking cintanya Nabi Muhammad SAW pada anak yatim, beliau pun menyampaikan, barang siapa mau merawat anak yatim maka dijanjikan bakal bersama Rasulullah di surga Allah SWT. Maka mari berlomba menyantuni duafa dan merawat yatim, sebab doa mereka akan menyelamatkan kita,” ajak Sulaeman.

Di sisi lain, Direktur Utama PT LKM Demak Sejahtera Eny Suprapti didampingi Direktur Roselyana Maya Dewi menambahkan, santunan yatim dan duafa merupakan agenda rutin di bulan Muharam. Santunan yang diberikan merupakan bagian dari penyisihan hasil usaha atau CSR.

“Alhamdulillaah PT LKM Demak Sejahtera semakin berkembang berkat kepercayaan masyarakat menyerahkan pengelolaan dana mereka. Maka sebagai bentuk terimakasih kami sisihkan sebagian pendapatan untuk dibagikan kepada yang berhak dalam bentuk CSR,” kata dia.

Diharapkan jumlah santunan yang tidak besar dapat bermanfaat. Bahkan ke depan bisa menjadikan para duafa dan anak yatim meningkat kesejahteraannya, sehingga mampu menjadi muzakki atau orang yang memberikan zakat. rie-yds