By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: 237 Hewan Terindikasi PMK, Polda Jateng Lakukan Pencegahan Isolasi dan Karantina Daerah yang Terjangkit
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

237 Hewan Terindikasi PMK, Polda Jateng Lakukan Pencegahan Isolasi dan Karantina Daerah yang Terjangkit

Last updated: 15 Mei 2022 14:46 14:46
Jatengdaily.com
Published: 15 Mei 2022 14:42
Share
Polda Jawa Tengah menemukan 237 hewan ternak terindikasi penyakit mulut dan kuku (PMK). Foto: dok/Polda Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Polda Jawa Tengah menemukan 237 hewan ternak terindikasi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi juga mengeluarkan Surat Telegram untuk jajarannya sebagai langkah tindakan upaya pencegahan penyebaran wabah PMK melalui isolasi, karantina kepada daerah daerah yang terjangkit.

“Penambahan ternak terduga suspect pada tanggal 14 Mei 2022 sejumlah 122 Ekor. Jumlah total komulatif ternak terduga sejumlah 237 Ekor. Dilakukan Uji BBVet Wates sejumlah 61 Sampel dengan hasil 37 ekor positif virus PMK,” kata Ahmad Luthfi dalam keterangannya, Sabtu (14/5/2022).

Dari hasil pantauan, diketahui wilayah terdampak yaitu Kabupaten Banjarnegara, Boyolali, Rembang, Wonosobo, Banyumas, Purbalingga, Klaten. Sedangkan wilayah suspect yaitu Kota Semarang, Kabupaten Pemalang, Semarang, Batang, dan Cilacap.

Langkah dilakukan penyemprotan disinfektan ke kandang peternakan dan rumah potong. Pendataan dan monitoring juga terus dilakukan kepasar hewan yang terdampak.

“Kita juga lakukan pencegahan penyebaran dengan Surveillance dan memperketat pemeriksaan lalu lintas penjualan serta pergerakan hewan ternak,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Johanson R Simamora mengatakan sinergi juga dilakukan dengan Dinas Peternakan dan kedokteran hewan untuk pengobatan, vaksinasi, penyembelihan hingga pemusnahan hewan ternak.

“Tim URC (Unit Reaksi Cepat) kita bentuk terkait penanganan PMK, membuat Hotline/Kontak Pelaporan kasus PMK Hewan Ternak, membuat posko terpadu penanganan PMK, dan melakukan penyembelihan berdasarkan Rekomendasi Dinas Peternakan,” tegasnya. she

You Might Also Like

KJRI Jeddah Gandeng Media Saudi untuk Promosi Produk Indonesia
Prihatin Lapangan Bola Gersang, Hendi Tegur Camat
BPH Migas dan PPSDM Migas Gelar Pelatihan Operator SPBU di Jawa Tengah
Arus Balik Mulai Padat, Polres Demak Turunkan Tim Urai Macet
Hujan Abu Landa Puluhan Desa di Kabupaten Magelang
TAGGED:Polda JatengTerindikasi PMK
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?