By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mengacu Kearifan Lokal, Batik Semarang Dinilai Inovatif
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mengacu Kearifan Lokal, Batik Semarang Dinilai Inovatif

Jatengdaily.com
Published: 5 Oktober 2022 00:06
Share
Suasana dialog Bubak Batik Semarangan di Gedung Monoduis, Sabtu malam, 1 Oktober 2022.
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Perkembangan batik di Kota Semarang cukup menggembirakan dan inovatif. Inovasi desainnya mengacu pada kearifan lokal. Selain itu menggunakan motif-motif kontemporer, seperti Lawang Sewu, Tugu Muda, atau Stasiun Tawang.

Demikian kesimpulan yang dapat ditarik dari pemaparan tiga narasumber, yaitu Ida Noviani Setyawati Gafur (Rotary Club Semarang Kunthi), Erna Setyawati (owner Batik Pasha Semarang), dan Gunoto Saparie (KSBN Jawa Tengah) dalam kegiatan Bubak Batik Semarangan di Gedung Monoduhis, Jalan Kepodang, Semarang, Sabtu malam, 1 Oktober 2022.

Gunoto Saparie mengatakan, ciri khas batik Semarang adalah warna yang terang. Dominasi warna ini agaknya ciri khas budaya pesisir, misalnya batik Pekalongan dan Lasem. Hal ini berbeda dengan warna khas Surakarta yang cenderung gelap.

Sementara itu Ida Noviany Setyawati memuji perkembangan batik Semarang sangat pesat. Inovasi desain dan motif begitu memikat, sehingga membuat orang tertarik memberi kepada orang tak mampu. Namun, harus diakui, sulit menemui orang yang tetap berkarya di tengah produk iklan.

Sedangkan Erna Setyawati menyatakan gembira, karena banyak even atau kegiatan tentang batik yang dilaksanakan mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat, meskipun relatif tidak banyak.

Selain itu, kata Erna, komunitasnya fokus pada pelatihan dan lokakarya batik. Erna pun menjelaskan secara detil tentang filosofi dan teknis batik Semarangan.

Fashion show berlangsung lancar dan menarik. Sejumlah koleksi dari Batik Pasha pun diperagakan oleh para peragawan dan peragawati. st

You Might Also Like

Bonsai, Hobi yang Menghasilkan
Diploma Civil and Architecture Scientific Competition Sekolah Vokasi Undip Ajang Unjuk Kreativitas Pelajar dan Mahasiswa
Kapolda Ahmad Luthfi Dapat Penghargaan Indonesia Most Inspiring And Valuable Figure 2024
Invensi Paten Sekolah Vokasi Undip Dongkrak Produktivitas IKM Manisan Nanas Rumput Laut
Presiden Joko Widodo Tiba di Kenya, Bahas Kerjasama
TAGGED:Batik Semarang Dinilai InovatifDialog Bubak Batik SemaranganMengacu Kearifan Lokal
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?