Angka Harapan Hidup Kota Tegal Terus Meningkat

5 Min Read

Oleh: Harimurti SST

Statistisi Ahli Muda BPS Kota Tegal Provinsi Jawa Tengah

KOTA Tegal merupakan Kota Bahari yang menjadi Kota besar di Jawa Tengah dengan wilayah berbentuk bujur sangkar. Tahun 2022 Jumlah penduduk Kota Tegal sebesar 290 988 orang, dengan distribusi penduduk terbesar di wilayah Tegal Timur sebanyak 86 993 orang, disusul Tegal Selatan sebanyak 71 497 orang, kemudian Tegal Barat jumlah penduduknya sebanyak 69 859 orang, ditribusi paling sedikit di Margadana dengan 62 639 orang.

Data diatas berdasarkan data administrasi Dinas Penduduk dan Catatan Sipil Kota Tegal yang terdiri atas 146.735 jiwa penduduk laki-laki dan 144.253 jiwa penduduk perempuan.

Dari perbandingan ini diperoleh rasio jenis kelamin 101,72. Artinya pada setiap sekitar 102 orang penduduk laki-laki terdapat 100 orang penduduk perempuan.

Jumlah penduduk berumur 15 tahun ke atas menurut jenis kegiatan utama seminggu yang lalu dan jenis kelamin di Kota Tegal menunjukkan bahwa 75 765 orang laki-laki bekerja sedangkan perempuan bekerja sejumlah 49 122 orang, ada 4 881 orang laki-laki yang masuk kategori pengagguran terbuka dan 4 053 orang perempuan masuk kategori pengangguran terbuka.

Dari penduduk berumur 15 tahun keatas 7 536 orang laki-laki sekolah, sedangkan perempuan sekolah sebanyak 7 448 orang, laki-laki yang mengurus rumah tangga sebanyak 3 945 orang dan perempuan yang mengurus rumah tangga sebanyak 37 497 orang.

Selebihnya penduduk Kota Tegal 3 761 orang laki-laki melakukan kegiatan lainnya seperti olahraga, kumpul-kumpul dan perempuan yang melakukan kegiatan lainnya sebanyak 1 059 orang.

Kondisi Kota Tegal semakin Tahun mengalami peningkatan kualitas sehingga meningkatkan Tingkat Angka Harapan Hidup. Angka Harapan hidup Kota Tegal pada tahun 2020 sebesar 74,46 Tahun, meningkat pada tahun 2021 menjadi 74,54 Tahun. Kondisi Kota Tegal terus membaik dan pada Tahun 2022 Tingkat Harapan Hidup Penduduk Kota Tegal meningkat pada angka 74,64 Tahun.

Tentu saja peningkatan harapan hidup ini karena kesejahteraan yang meningkat. Dari Tahun ke Tahun pendapatan domestik regional bruto (pdrb) per Kapita terus meningkat, pada tahun 2020 pdrb per kapita sebanyak 55,72 juta rupiah, meningkat pada tahun 2021 menjadi 58,08 juta rupiah, pada tahun 2022 pendapatan per kapita kembali meningkat menjadi 63,62 juta rupiah.

Peningkatan Angka Harapan hidup tentu tidak lepas dari kondisi Kota Tegal yang nyaman, indikasinya yaitu rata-rata suhu udara di Kota Tegal pada tahun 2022 sebesar 27,8 C. Dengan rata-rata suhu udara terendah terjadi pada bulan Juli yaitu 24,3 C, sedangkan rata-rata suhu udara tertinggi mencapai 32,8 C yang terjadipada bulan September.

Kelembaban udara di Kota Tegal pada tahun 2022 berkisar antara 71 persen hingga 89 persen, dengan curah hujan yang tidak merata sepanjang tahun. Curah hujan tertinggi sebanyak 320,5 mm terjadi pada bulan Maret dengan hari hujan sebanyak 19 hari.

Adapun pada bulan Agustus merupakan bulan dengan curah hujan terendah dengan jumlah hari hujan sebanyak 1 hari. Sedangkan rata-rata persentase penyinaran matahari Kota Tegal Tahun 2022 adalah 69%.

Dengan rata-rata penyinaran matahari terendah pada bulan Februari sebesar 45% dan yang tertinggi pada bulan September sebesar 89%. Pada bulan dengan curah hujan tinggi, persentase penyinaran matahari cenderung rendah, sedangkan pada bulan dengan curah hujan rendah, persentase penyinaran matahari cenderung tinggi.

Kecepatan angin pada tahun 2022 berkisar antara 1,0 – 2,1 knot. Dalam kurun waktu 2020-2022, rata- rata kecepatan angin di Kota Tegal cenderung menurun dari 3,6 knot menjadi 3,2 knot.

Fasilitas Kota Tegal juga baik sehingga kesehatan Penduduk Kota Tegal terjamin, pada tahun 2022 fasilitas kesehatan yang tersedia di Kota Tegal berupa 3 rumah sakit, 1 rumah sakit khusus, 8 puskesmas, 10 klinik utama, 26 klinik pratama, serta 239 posyandu.

Adapun jumlah tenaga kesehatan di Kota Tegal pada tahun 2022 meliputi 243 dokter, 1.048 perawat, 250 bidan, 208 tenaga farmasi, 30 tenaga Kesehatan masyarakat, 21 tenaga Kesehatan lingkungan, 37 tenaga gizi, dan 90 ahli teknologi laboratorium medik.Jatengdaily.com-St

Share This Article