By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pembangunan Pariwisata Salatiga Untuk Kesejahteraan Rakyat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
GagasanSorot

Pembangunan Pariwisata Salatiga Untuk Kesejahteraan Rakyat

Last updated: 1 Januari 2024 18:18 18:18
Jatengdaily.com
Published: 1 Januari 2024 18:18
Share
SHARE

Oleh : Renaldhi Priyantomo, SST.
Fungsional Statistisi Ahli Muda BPS Kota Salatiga

WILAYAH perkotaan dengan potensi yang dimiliki maka akan lebih mengedepankan sektor jasa daripada sektor pertanian. Kota Salatiga dengan luas wilayah hanya 54,98 Km2 yang terdiri dari 4 kecamatan dan 23 kelurahan akan mengedepankan potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakatnya. Pembangunan di bidang kepariwisataan menjadi suatu potensi yang terus digalakkan.

Dukungan dari Pemerintah Kota Salatiga dapat dilihat dari peraturan daerah Kota Salatiga nomor 13 tahun 2021 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2021-2025.

Pada pasal 7 dijelaskan Sasaran Pembangunan Kepariwisataan Daerah adalah peningkatan: menyiapkan destinasi wisata yang mampu bersaing, menjadikan pengembangan kegiatan sektor pariwisata dan sektor Ekonomi Kreatif menjadi motor penggerak perekonomian dan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah, mengembangkan citra pariwisata Daerah dan menggerakkan semua pihak sebagai tujuan wisata yang nyaman, aman, tertib dan menarik, meningkatkan jumlah kunjungan, jumlah belanja, dan lama tinggal wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan manca negara, secara bertahap untuk jangka panjang menggalakkan kegiatan pariwisata dengan orientasi pasar wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara, terlaksananya kegiatan pemasaran, terwujudnya industri pariwisata yang mampu menggerakkan perekonomian Daerah,berkembangnya kelembagaan kepariwisataan dan tata kelola pariwisata dan terlaksananya peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata.

Berikut beberapa aspek yang bisa diperhatikan dalam pembangunan pariwisata Kota Salatiga: Pengembangan Daya Tarik Wisata unik dan khas Kota Salatiga, seperti objek wisata alam, sejarah, budaya, dan kuliner; Peningkatan Infrastruktur Pariwisata, Promosi Pariwisata baik promosi secara offline maupun online; Kolaborasi dengan pihak swasta, media, dan influencer untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kota Salatiga; pemberdayaan Masyarakat Lokal; Pengelolaan Lingkungan dan Keberlanjutan; pengembangan Event Pariwisata seperti festival budaya, konser musik, dan kegiatan serupa untuk menarik wisatawan dan menciptakan momentum positif; Peningkatan Aksesibilitas; Kerjasama dengan Pihak Terkait; penggunaan Teknologi dalam promosi pariwisata, seperti pemanfaatan media sosial, aplikasi mobile, dan teknologi informasi lainnya serta pengembangan Produk Pariwisata termasuk pengembangan paket wisata yang menarik dan beragam. Penting untuk menciptakan strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan agar pembangunan pariwisata di Kota Salatiga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal dan ekonomi daerah.

Pembangunan kepariwisataan mempunyai peranan penting dalam meingkatkan penyerapan tenaga kerja, mendorong pemerataan kesempatan berusaha, mendorong pemerataan Pembangunan daerah, dan memberikan kontribusi dalam penerimaan pendapatan asli daerah. Kontribusi sektor pariwisata dalam perekonomian dapat diidentifikasi melalui aktivitas wisatawan.

Wisatawan yang datang menghabiskan sejumlah besar uang mulai dari pengeluaran transportasi hingga untuk membeli produk/jasa di daerah tujuan wisata seperti akomodasi, makanan , minuman, cinderamata, kegiatan rekreasi, dll. (efek langsung bagi bisnis pariwisata yang dapat diukur dari pendapatan upah tenaga kerja sektor pariwisata. Efek tidak langsung digambarkan bahwa bisnis pariwisata harus membeli barang dan jasa dari sektor lain untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, yang akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja dan upah.

Meningkatnya permintaan produk dan jasa pariwisata menarik investor untuk menanam modal di sektor pariwisata, seperti investasi Pembangunan hotel/penginapan, restoran yang akan berdampak pada sektor bangunan, listrik, dsb.

Kota Salatiga terus berbenah untuk menciptakan destinasi wisata. Wisata kuliner olahan singkong sudah mashur dikalangan wisatawan dan selalu menjadi buruan, ditambah wisata-wisata kuliner lainnya. Berbagai event tingkat nasional diadakan. Taman-taman kota diperindah sehingga membuat nyaman bagi wisatawan yang menginap di hotel/penginapan di Kota Salatiga.

Berbagai obyek wisata alam ataupun buatan di Kabupaten/Kota sekitar juga menjadi salah satu daya Tarik untuk menginap di Salatiga yang sangat dekat terhadap akses tempat wisata yang bersangkutan, seperti Taman Wisata Saloka, Taman Wisata Semilir, Kopeng, Candi Borobudur, Bumi Sora dan lain sebagainya. Ada 6 (enam) hotel bintang dan 33 (tiga puluh tiga) hotel non bintang yang ada di Kota Salatiga bersaing untuk mendapatkan kunjungan wisatawan.

Semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Kota Salatiga, maka perekonomian masyarakat akan semakin meningkat dan tentunya akan meningkatkan kesejahteraan penduduk. Jatengdaily.com-yds

You Might Also Like

Sehat dan Selamat Saat Lebaran: Cek Tanggal Kedaluwarsa di Parsel Makanan
Jejak VOC dan Mataram dalam ‘Bau’
Khadimul Ummah MUI untuk Jateng Sejahtera
Dwi Sula Urbanisasi
Indonesia Hadapi Kompleksitas Urbanisasi 
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?