By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bupati Sukoharjo Minta Warga Perantauan Tak Mudik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bupati Sukoharjo Minta Warga Perantauan Tak Mudik

Last updated: 26 April 2021 07:22 07:22
Jatengdaily.com
Published: 26 April 2021 07:22
Share
Ilustrasi. Foto: JD
SHARE

SUKOHARJO (Jatengdaily.com)– Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengimbau agar warga yang merantau tidak mudik terlebih dahulu demi pencegahan penyebaran Covid-19.

“Bagi warga Sukoharjo yang punya kerabat atau saudara yang lagi merantau, tolong diberitahu untuk tidak mudik terlebih dahulu. Kalau kangen kan bisa video call. Semuanya demi kesehatan karena virus corona tidak terlihat,” ujarnya dilansir Senin (26/4/2021).

Ia berharap masyarakat mendukung kebijakan pemerintah dengan menunda mudik Lebaran tahun ini. Terlebih lagi, biasanya yang merantau rata-rata berusia muda dan memiliki kekebalan lebih baik dan yang dikunjungi di Sukoharjo adalah orang tua dengan usia rentan terpapar virus.

“Jangan sampai keinginan untuk bertemu orang tua justru membawa bahaya bagi orang tua yang dicintai. Karena selama perjalanan mudik tidak ada yang tahu sudah terpapar atau membawa virus atau tidak,” ujarnya.

Etik mengatakan, ia telah meminta Satgas Covid tingkat desa hingga RT untuk intensif memantau wilayah masing-masing. Setiap pendatang dari luar daerah diminta untuk menunjukkan surat hasil tes swab antigen.

“Jika sudah ada surat pun, pendatang tersebut juga harus dikarantina selama lima hari,” katanya.

Sedangkan pendatang yang tidak bisa menunjukkan surat bebas corona hasil tes swab antigen, maka harus menjalani karantina selama 14 hari. Ketentuan tersebut berlaku bagi setiap pendatang di Sukoharjo.

“Satgas di tingkat RT harus proaktif jika ada pendatang baru. Semua itu demi kesehatan bersama dan pandemi segera berlalu,” pungkasnya. she

You Might Also Like

Dua Bus Terbakar di Dekat Gerbang Tol Kalikangkung Telah Dievakuasi
Pelaku Pelecehan di Objek Wisata Guci, di Bawah Umur
SIG Resmikan TPQ dan Renovasi Masjid Manba’ul Ulum di Kabupaten Gresik
Korban Tewas Tanah Longsor di Cilacap 16 Orang
Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib di SD
TAGGED:Bupati SukoharjoWarga dilarang mudik
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?