By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: ‘Bau’ Gunoto akan Dibedah BBPJT
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Seni Budaya

‘Bau’ Gunoto akan Dibedah BBPJT

Last updated: 29 Juni 2021 14:12 14:12
Jatengdaily.com
Published: 29 Juni 2021 14:12
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Novel berjudul Bau karya Gunoto Saparie akan dibedah dan didiskusikan secara daring oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBPJT), Selasa, 13 Juli 2021, pukul 09.00—11.00 wib. Bertindak sebagai pembedah dosen Magister Ilmu Susastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang Dr. Sukarjo Waluyo M.Hum dan moderator peneliti sastra BBPJT Inni Inayati Istiana M.Hum.

Kepala BBPJT Dr. Ganjar Harimansyah M.Hum mengatakan, lembaganya memfasilitasi para sastrawan Jawa Tengah yang menginginkan buku karya sastranya dibedah.

Beberapa sastrawan yang telah mengikuti program ini antara lain Dharmadi, Handry TM, dan Sus S. Harjono. Hal ini dilakukan untuk mendorong aktivitas dan kreativitas para sastrawan di wilayah ini. Untuk kali ini lembaganya bekerja sama dengan Magister Ilmu Susastra FIB Undip.

“Kami membuka kesempatan dan peluang itu untuk teman-teman sastrawan. Namun, karena sekarang masih dalam situasi pandemi, bedah buku tidak bisa dilakukan secara tatap muka, melainkan daring,” katanya.

Gunoto Saparie yang juga Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah menyatakan terima kasih atas kesediaan BBPJT membedah buku novelnya. Novel yang diterbitkan oleh Pelataran Sastra Kaliwungu Kendal itu kebetulan mendapatkan Nomine Penghargaan Prasidatama 2020 kategori novel.

“Novel ini mengisahkan tentang perjuangan Baureksa, Bupati Kendal pertama di zaman kolonial Belanda, di zaman Kerajaan Mataram pimpinan Sultan Agung. Bau itu panggilan dari Baureksa, bukan bau berarti aroma,” ujarnya seraya menambahkan, jika novel sejarah ini mencoba menampilkan warna lokal Jawa. st

You Might Also Like

Warga Masih Antusias Ngalap Berkah Gunungan Grebeg Syawal
Hadirkan Sandiaga Uno, USM Gandeng PWI Jateng Gelar “Purnama Puisi di Atas Awan”
Indonesia ‘Miskin’ Data Kesenian
Pementasan Spektakuler Sang Penjaga Hati Getarkan 700 Penonton
Ratusan Kapal Nelayan Iringi Pesta Lomban Kupatan di Jepara
TAGGED:balai bahasa JatengBBPJTBedah novel Bau Gunoto SaparierDewan Kesenian Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?