By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mega-Prabowo Bertemu, Cairkan Ketegangan Tapi Khawatirkan Parpol Koalisi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mega-Prabowo Bertemu, Cairkan Ketegangan Tapi Khawatirkan Parpol Koalisi

Last updated: 24 Juli 2019 19:09 19:09
Jatengdaily.com
Published: 24 Juli 2019 19:07
Share
Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto bertemu di rumah Mega Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat Rabu (24/7/2019). Foto: instagram @puanmaharaniri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dinilai bisa mencairkan ketegangan politik di masa-masa pasca-Pilpres 2019.

Joko Prihatmoko

Menurut pengamat politik Universitas Wahid Hasyim Semarang Joko Prihatmoko, meskipun sebenarnya nilai pertemuan antara Jokowi dan Prabowo beberapa waktu lalu lebih strategis dibandingkan pertemuan Mega-Prabowo kali ini.

“Karena pertemuan Mega dan Prabowo dilakukan belakangan. Dan kalau pertemuan Jokowi-Prabowo karena keduanya konstestan Pilpres, yang sama-sama membawa banyak gerbong politik yang belum lama bersaing, sehingga sangat ditunggu-tunggu masyarakat,” kata Joko Prihatmoko Rabu (24/7/2019).

Kendati demikian yang lebih penting bagi masyarakat Indonesia, tambah Joko Prihatmoko, pertemuan Megawati-Prabowo ini jelas bisa mencairkan ketegangan politik. Bukan hanya terkait kompetisi Pilpres tetapi juga terkait pasang surut hubungan PDIP-Gerindra. “Kan publik juga tahu, perjanjian Batu Tulis pernah membuat komunikasi mereka sempat tidak kondusif,” tandasnya.

Diungkapkan, pertemuan Mega-Prabowo kali ini tidak lebih untuk merespon pertemuan Ketua Umum empat parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf beberapa hari lalu (22/7/19), yakni Golkar, PKB, Nasdem, dan PPP, untuk mempengaruhi pengambilan keputusan Presiden dalam menyusun kabinet. “Jadi secara politik, itu normatif dan tidak istimewa,” tambahnya.

Menurut Joko, kesan yang tampak dengan datang ke Megawati, Prabowo berusaha memperkuat dukungan dalam proses bargaining politik. Kalau hasilnya positif, dalam arti PDIP menerima dengan baik dan mendukung Gerindra untuk berkoalisi, maka akan meningkatkan kekhawatiran dan mengancam peluang empat parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf. “Karena parpol koalisi jatah kursinya bisa berkurang,” tambahnya.

Joko memprediksi setelah pertemuan Mega-Prabowo dipastikan akan terjadi pertemuan-pertemuan lain dari empat parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf yang melibatkan PDIP. “Setidaknya empat parpol akan melakukan lobi pada PDIP,” pungkas Joko.

Seperti diketahui Megawati dan Prabowo bertemu di rumah Mega Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut tanpa kehadiran Presiden Jokowi.

Megawati ketika ditanya apakah akan ada pertemuan lanjutan usai keduanya bertemu, Megawati mengatakan hal itu bisa saja dilakukan. Dia juga tak menutup kemungkinan ada pertemuan antara Prabowo dengan Jokowi setelah ini.

“Sudah jelas kalau mau ketemu boleh saja setiap saat, karena dalam rangka menjalin persahabatan yang tujuannya bagi bangsa dan negara, kalau untuk dengan Pak Jokowi monggo,” kata Megawati.

Namun Megawati pun tak segan mengantar Prabowo bertemu dengan Jokowi. “Kalau beliau bilang enggak pengen ke Jokowi sini tak antar, tapi menurut saya langsung saja Mas ketemu Pak Jokowi,” ujar Megawati.

Namun terkait kerja sama di pemerintahan berikutnya, Megawati menyerahkan hal itu kepada Jokowi selaku presiden terpilih. Menurutnya, hal itu hak istimewa Jokowi selaku kepala negara. “Itu pun saya katakan bahwa itu semua prerogatif presiden terpilih,” kata Mega. yds

You Might Also Like

Semen Baturaja Raih Kredit Sindikasi Berkelanjutan Senilai Rp901,425 Miliar dari Empat Bank
IPHI Jateng Akan Gelar Rakerwil di Gradhika
Seminar Membedah Kewajiban Membayar Royalti
Anak Sekolah dan Wanita Hamil, Buronan Pencuri Motor & Mobil Ditangkap
Ikram Rosadi Resmi Nikahi Larissa Chou, Mantan Istri Alvin Faiz
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?