Saat Santri TPQ Diajak Teladani Kisah Nabi Muhammad SAW

Mahasiswa KKN UIN Walisongo mengajak santri TPQ di Kediri belajar kisah hidup Nabi Muhammad SAW. Foto: dok

KEDIRI (Jatengdaily.com) – Mahasiswa KKN reguler dari rumah ke 75 UIN Walisongo Semarang, mengajak santri TPQ belajar kisah hidup Nabi Muhammad SAW dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Maulid Nabi merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, umat Islam di penjuru dunia sudah pasti menyambutnya dengan gembira. Namun kenyataannya, masih banyak yang tidak tahu tentang kisah hidup Nabi Muhammad SAW.

Padahal dari kisah beliau kita dapat mengambil pelajaran/ ibrah yang sangat banyak untuk bekal hidup di dunia maupun persiapan untuk di akhirat kelak. Maka dari itu perlu adanya edukasi sejak dini kepada anak-anak mengenai kisah para Nabi ataupun para pahlawan bangsa agar mereka tidak melupakan sejarah.

Pada kegiatan kali ini bertempat di Mushola Al-Hikmah, Desa Kanyoran, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, yang diikuti para santri TPQ Al-Hikmah belum lama ini.
Mereka cukup antusias, dengan respon mereka ketika film kisah hidup Nabi Muhammad SAW selesai ditayangkan mereka minta lagi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai film tersebut.

‘’Loh mbak, kok sudah selesai? Lagi dong mbak, seru filmnya, penjelasan ceritanya mudah dipahami, dan tidak membuat jenuh. Banyak pengetahuan baru dan pelajaran yang dapat saya ambil dari film tersebut. Kapan-kapan lagi ya mbak,’’ ujar Zidan, santri TPQ Al-Hikmah.

Pengajar dan orang tua santri TPQ juga memberikan respon yang positif terhadap kegiatan kali ini, mereka senang karena tidak hanya belajar Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) namun juga dapat pengetahuan tentang kisah hidup Nabi Muhammad SAW yang dapat dijadikan panutan/ teladan dalam menjalani kehidupan.

‘’Terima kasih mbak, sudah mengadakan kegiatan seperti ini. Para santri saya lihat sangat senang dan antusias memperhatikan selama filmnya ditanyangkan. Monggo kalau mau ada kegiatan lagi, saya sangat mendukung mbak,’’ ujar pengajar santri TPQ.

‘’Iya mbak, matur nuwun nggih. Kegiatan seperti ini sangat baik, sehingga nanti harapannya anak kami dapat mengambil hikmah atau teladan dari kisah hidup Nabi Muhammad SAW,’’ ujar orang tua santri TPQ.

Dilihat dari respon yang positif pada kegiatan kali ini, direncakan kegiatan seperti ini akan berlangsung secara rutin dan bertahap, yakni mulai belajar tentang kisah hidup para Nabi maupun tokoh pahlawan, sehingga para santri dapat menambah pengetahuan dan wawasannya mengenai sejarah.
Penulis: Nurul Latifah-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here