Penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek, Komisi X Beri Catatan Ini

2 Min Read

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi mengungkapkan pendapatnya terkait penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sebelumnya, rapat paripurna DPR RI pada Jumat (9/4/2021) telah menyetujui penggabungan dua kementerian tersebut dan menyetujui pembentukan Kementerian Investasi.

Yoyok mengatakan penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud merupakan langkah yang tepat dari pemerintah supaya dua kementerian tersebut lebih efisien dalam bekerja.

“Sebagai anggota Komisi X yang selama ini bermitra dengan Kemendikbud, saya menyambut baik. Langkah yang tepat dan efisien diambil pemerintah untuk menggabungkan dua kementerian ini,” tandas Yoyok Sukawi di Semarang, Minggu (11/4/2021).

“Dari fungsi pengawasan dan budgeting, DPR juga jadi lebih efisien dan sesuai tupoksinya sehingga pendidikan dan riset teknologi bisa berjalan beriringan,” imbuh anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Namun Yoyok juga tetap memberi catatan bahwa Kemendikbud harus siap menerima beban kerja tambahan.

Di tengah pandemi CCOVID-19, riset dan teknologi juga menjadi salah satu ujung tombak untuk menemukan cara mengatasi pandemi yang sudah berlangsung selama satu tahun lebih ini.

“PR Kemendikbud masih banyak, utamanya terkait pembelajaran tatap muka. Dengan ditambah tugas baru untuk membidangi riset dan teknologi, Kemendikbud juga harus siap untuk terus mendorong adanya riset dan teknologi,” tegas Yoyok.

“Kemampuan anak bangsa untuk melakukan riset dan teknologi harus selalu didukung, utamanya di tengah pandemi Covid-19. Riset yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 harus digencarkan supaya negara ini berhasil memecahkan masalah sendiri dan lebih mandiri,” pungkasnya.

Dengan bergabungnya Kemenristek ke Kemendikbud, Menristek Bambang Brodjonegoro juga telah mengatakan untuk pamit dari posisinya sejak Jumat (9/4/2021) lalu. Setelah ini, riset dan teknologi akan menjadi tanggung jawab Mendikbud, Nadiem Makarim. zia-yds

0
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.