DEMAK (Jatengdaily.com)- Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kabupaten Demak yang merupakan rangkaian dari kegiatan Gotong Royong Cegah Stunting (GONG CETING) serentak dilaksanakan di 14 Kabupaten Kota Lokus Stunting di Jawa Tengah.
Salah satunya di Kabupaten Demak, dimana pelaksanaannya dilaksanakan oleh Institut Teknologi dan Kesehatan Cendekia Utama Kudus (ITEKES) Centama bersama Universitas Alma Ata dengan pendanaan program matching fund Kedaireka tahun 2022 Jawa Tengah.
Kegiatan yang dihadiri oleh 74 TPK dari 10 desa di wilayah kabupaten Demak tersebut dihadiri oleh Rektor ITEKES Centama Kudus Ilham Setyo Budi, S.Kp., M.Kes. Dalam kesempatan tersebut, rektor memberikan sambutan sekaligus menyampaikan dukungannya untuk suksesnya kegiatan pelatihan TPK di Kabupaten Demak. Rektor yakin dengan kerjasama yang baik lintas sektor, tingkat stunting di Kabupaten Demak bisa menurun.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) P2KB Kabupaten Demak, Drs.Taufik Rifa’I, M.Si turut menyampaikan dukungan beliau untuk acara tersebut sekaligus membuka acara pelatihan TPK tersebut.
Acara pelatihan yang telah berlangsung 21 Oktober 2022 lalu tersebut diawali dengan pretest dan postest kepada seluruh Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang hadir, yang dilanjutkan dengan pelatihan oleh Luluk Cahyanti, S.Kep., Ns., M.Kep Dosen ITEKES Centama Kudus, dengan tema “Bergerak Bersama Cegah Stunting Sejak Masa Kehamilan”. Luluk menyampaikan pentingnya menjaga nutrisi kehamilan untuk menjaga pertumbuhan janin pada masa emas 1000 hari pertama kehidupan (HPK).
Selanjutnya, Sri Hindriyastuti, S.Kep., Ns., M.N, dosen ITEKES Centama Kudus, yang juga menyampaikan strategi bagaimana GONG CETING mampu menciptakan generasi sehat cerdas aktif dan produktif. Selain itu, dia juga mendorong TPK untuk aktif melakukan pendampingan pada calon pengantin sebagai upaya awal untuk mencegah stunting.
Di akhir acara pelatihan tersebut, Penanggung Jawab GONG CETING Kabupaten Demak, Dr. Eko Prasetyo, S.KM, M.Kes yang juga merupakan Dosen ITEKES Centama Kudus, tidak luput menyampaikan rencana tindak lanjut program, berupa jabaran program selanjutnya yang meliputi pemberdayaan dasawisma (promosi kesehatan) pada ibu hamil dan menyusui yang akan dilakukan pada tanggal 30 Oktober serta beberapa agenda kegiatan lain seperti pelatihan penyusunan menu, pengolahan dan penyajian makanan sehat di, serta bagaimana pengembangan produk pangan lokal di Desa lokus stunting Kabupaten Demak. she


