in

Cerita Belanja: Cermin Kesejahteraan Kabupaten Tegal dalam Perspektif Konsumsi

Oleh: Nurlaeli Ismilarsih A.Md
Statistisi Pelaksana Lanjutan
BPS Kabupaten Tegal

Kabupaten Tegal merupakan salah satu kabupaten yang terletak di wilayah bagian barat pesisir Pantai Utara Jawa Tengah. Ibukota Kabupaten berada di Kota Slawi, sekitar 14 km selatan Kota Tegal. Kabupaten Tegal menjadi daerah yang strategis karena menempati posisi persilangan arus transportasi Semarang-Cirebon-Jakarta dan Jakarta-Tegal-Cilacap dengan fasilitas pelabuhan di Kota Tegal.

Menurut proyeksi hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 (LFSP2020), jumlah penduduk Kabupaten Tegal 2023 sebanyak 1.654.836 jiwa yang terdiri dari 838.700 jiwa penduduk laki-laki dan 816.136 jiwa penduduk perempuan. Komposisi penduduk Kabupaten Tegal berdasarkan jenis kelamin menunjukan bahwa jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dibanding penduduk perempuan meski bedanya tidak terlalu signifikan.

Berkaitan tentang belanja tentu erat dengan bagaimana sebetulnya perekonomian di Kabupaten Tegal. Menilik data PDRB disebutkan bahwa  pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator makro untuk melihat kinerja perekonomian secara riil di suatu wilayah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal tahun 2023 sebesar 4,93 persen (https://web.tegalkab.bps.go.id ). Perdagangan Besar dan Eceran Reparasi Mobil dan Sepeda Motor berkontribusi sebesar 14,58 persen terhadap PDRB ADHB.

Konsumsi rumah tangga menempati porsi terbesar dalam PDRB menurut pengeluaran. Banyak produk baik domestik maupun impor digunakan untuk memenuhi konsumsi akhir rumah tangga. Proporsi pengeluaran konsumsi rumah tangga terhadap PDRB mencapai 81,57 persen pada tahun 2023.

Jika bicara tentang konsumsi maka pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting didalamnya. Disebutkan dalam Musrembang Kabupaten Tegal 2023 bahwa pembangunan Infrastruktur menjadi salah satu dari 10 Agenda Prioritas Pembangunan di Kabupaten Tegal pada tahun 2024. Semakin bagus infrastruktur menjadi faktor kunci dalam mendukung aktivitas ekonomi di Kabupaten Tegal.

Peran Penting Konsumsi dalam Kesejahteraan

Konsumsi memiliki peran penting sebagai indikator kesejahteraan karena pola konsumsi mencerminkan tingkat kepuasan dan kesejahteraan masyarakat. Konsumsi mencakup pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, perumahan, dan kesehatan. Jika masyarakat memiliki tingkat konsumsi yang memadai dalam kebutuhan dasar dapat dianggap bahwa kesejahteraan dasar mereka terpenuhi.

Peningkatan tingkat konsumsi menunjukan tren pertumbuhan ekonomi yang positif. Ketika masyarakat lebih banyak membelanjakan uang mereka maka aktivitas ekonomi berjalan dengan baik dan menciptakan peluang pekerjaan.

Pola konsumsi juga berkaitan erat dengan distribusi pendapatan masyarakat. Semakin besar upah yang diperoleh pekerja maka semakin besar pula daya beli masyarakat. Daya beli merupakan kekuatan dan kemampuan masyarakat dalam membelanjakan uangnya dalam bentuk barang dan jasa yang dibutuhkan pada harga dan waktu tertentu. Besarnya pendapatan per kapita sangat bergantung pada jumlah tenaga kerja dan besarnya upah yang diperoleh tenaga kerja. Oleh karena itu, secara tidak langsung besarnya daya beli masyarakat tergantung pada jumlah tenaga kerja dan besarnya upah atau pendapatan masyarakat yang salah satunya bisa didekati menggunakan UMK.

Setiap tahun di peringatan hari buruh isu yang selalu diangkat adalah kenaikan UMK daerah. Terlebih lagi dengan naiknya harga bahan pokok dan harga emas dunia yang meningkat tajam di 2023. Kenaikan UMK akan berdampak signifikan pada laju konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan ekonomi. Realita lapangan menyuguhkan selama ini geliat konsumsi bergantung pada masyarakat berpenghasilan menengah yang pendapatannya stabil dan rutin.

Konsumsi kelas menengah dirasa lebih berdampak dibandingkan kelompok bawah. Meskipun sama-sama membelanjakan uangnya dan tidak ditabung akan tetapi kelompok bawah lebih banyak menghabiskan uang untuk konsumsi makanan. Sementara kelas menengah menggunakan uangnya banyak yang diarahkan untuk konsumsi nonmakanan. Semakin tinggi konsumsi nonmakanan semakin tinggi pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi.

 

 

 

 

 

Sumber :   IPM Kabupaten Tegal 2023

Dari gambar kita dapat melihat bahwa upah minimum Kabupaten Tegal mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Dengan meningkatnya upah minimum (UMK) yang diterima oleh pekerja maka akan meningkatkan alokasi belanja rumah tangga. Salah satu faktor yang memengaruhi besarnya pengeluaran per kapita yang disesuaikan masyarakat adalah PDRB ADHB. Semakin meningkatnya PDRB ADHB (atas dasaar harga berlaku) akan memicu masyarakat meningkatkan pilihan konsumsi masyarakat baik makanan maupun non makanan, kesehatan dan pendidikan yang lebih berkualitas

Pada tahun 2023 meningkatnya UMK menjadi 2.106 ribu rupiah juga sejalan dengan meningkatnya daya beli masyarakat yang awalnya 10.020 ribu rupiah pada tahun 2022 menjadi 10.537 ribu rupiah pada tahun 2023.

Faktor mempengaruhi Keputusan Berbelanja

Ada banyak faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen berbelanja. Menurut Kotler (2009:183) faktor yang memengaruhi perilaku konsumen terdiri dari lima tahap yaitu:

  1. Faktor-faktor kebudayaan berpengaruh secara luas pada perilaku konsumen. Kebudayaan menjadi penentu keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar. Kebudayaan bisa berubah seiring dengan perkembangan zaman. Kebudayaan juga mencakup kelas sosial.
  2. Faktor sosial, perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial, seperti kelompok referensi, keluarga, status dan peranan sosial. Kelompok referensi adalah kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. Biasanya berasal dari keluarga, teman, agama maupun profesi.
  3. Faktor Produksi, keputusan seseorang membeli juga dipengaruhi oleh ciri-ciri kepribadiannya, termasuk usia dan tahap daur hidupnya, pekerjaannya, kondisi ekonominya, gaya hidup dan konsep diri. Pekerjaan yang memberi kontribusi yang tinggi akan membuat seseorang berperilaku berbeda dibandingkan dengan seseorang yang mempunyai pekerjaan dibawahnya.
  4. Faktor psikologis, pilihan memberi seseorang juga mempunyai lima faktor psikologis utama yaitu: Motivasi, persepsi, belajar, kepercayaan dan sikap, serta kepribadian dan konsep diri.

 

Pemerintah berupaya

Seperti sudah dibahas sebelumnya salah satu upaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat adalah menaikan Upah Minimum Kabupaten(UMK). UMK Kabupaten Tegal naik sebesar 7 persen pada tahun 2023. UMK yang kompetitif diharapkan dapat menarik minat masyarakat yang biasanya merantau untuk bekerja di Kabupaten Tegal.

Pemerintah Kabupaten Tegal juga berhasil merealisasikan investasi sebesar 146 persen pada tahun 2022. Realisasi Investasi sebesar 1,89 triliun rupiah dari target 1,3 triliun rupiah. Informasi ini diperoleh dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Dari nilai investasi tersebut dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 39.663 orang yang terdiri dari 39.609 tenaga kerja indonesia dan 54 tenaga kerja asing.

Di Tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Tegal menerma dua perusahaan besar PMA yaitu PT Shyang Hung Tah di Margasari dan PT Adonia Footwear Indonesia di Lebaksiu yang bergerak di bidang produksi sepatu berbasis industri padat karya. Dari kedua investasi berskala besar tersebut dapat menyerap tenaga kerja sebesar 13.321 orang dengan menerapkan sistem UMK. Hal ini tentu saja akan berdampak pada terciptanya lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tegal.

Konsumsi menjadi Indikator Kesejahteraan

Sejalan dengan pembahasan di atas dalam Publikasi Inkesra (Indikator Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Tegal 2023) juga disebutkan bahwa konsumsi merupakan salah satu indikator untuk menghitung kesejahteraan masyarakat. Rumah tangga dengan proporsi pengeluaran yang lebih besar untuk konsumsi makanan mengindikasikan rumah tangga tersebut berpenghasilan rendah. Rumah tangga dikatakan sejahtera jika persentase pengeluaran lebih banyak untuk belanja non makanan. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin sering berbelanja mengindikasikan semakin sejahtera rumah tangga. Jatengdaily.com-st

Written by Jatengdaily.com

Dua Hari Digelar Maraton, Rapat Pleno Terbuka KPU Demak Tetapkan Paslon 02 Ungguli PPWP

Jokowi Guru Besar Politik Indonesia