SEMARANG (Jatengdaily.com) — Dua mahasiswa Universitas Semarang (USM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Galuh Amanda Putri dari Fakultas Hukum dan Rossa Livia Monika Harditia dari Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi resmi dinyatakan lolos sebagai penerima Djarum Beasiswa Plus 2025/2026 melalui pengumuman resmi yang dirilis pada 23 Oktober 2025.
Keduanya berhasil terpilih sebagai Beswan Djarum setelah melewati proses seleksi panjang dan kompetitif. Dari 15.000 pendaftar nasional, Galuh dan Rossa berhasil menembus tahap akhir. Status sebagai penerima beasiswa berlaku mulai 1 November 2025 hingga 1 Oktober 2026.
Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pendaftaran Online: 6–11 Juli 2025, seleksi administrasi 12–15 Juli 2025, tes tulis online 16–29 Juli 2025, tes offline dan wawancara 26 Agustus 2025, dan pengumuman final 23 Oktober 2025.
Setelah dinyatakan lolos, Galuh dan Rossa akan mengikuti serangkaian pembinaan berkelanjutan. Agenda pertama adalah First Gathering yang dilaksanakan pada 23 November 2025 di Quest Hotel Simpang Lima Semarang.
Selanjutnya, mereka akan mengikuti pelatihan soft skill perdana bertajuk Character Building pada 9–13 Desember 2025.
Galuh Amanda menyampaikan rasa bahagianya atas pencapaian tersebut. ”Saya senang dan bersyukur sekali bisa melewati seluruh tahapan seleksi hingga dinyatakan menjadi bagian dari Beswan Djarum Beasiswa Plus 2025. Saya ucapkan terima kasih kepada kedua orang tua dan teman-teman yang sudah mendukung penuh proses saya serta pihak universitas yang memberikan informasi awal mengenai beasiswa ini,” ujarnya.
Rossa Livia juga menyampaikan kebanggaannya menjadi salah satu penerima beasiswa prestisius tersebut. ”Saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa lolos menjadi bagian dari Beswan Djarum Beasiswa Plus 2025. Proses seleksi yang panjang benar-benar menjadi pengalaman berharga yang menguji mental, konsistensi, serta kemampuan saya untuk terus berkembang. Terima kasih kepada keluarga, sahabat, dosen pembimbing, dan seluruh civitas akademika yang selalu mendorong saya untuk tidak menyerah,” tuturnya.
Galuh berharap, kesempatan ini dapat memberikan dampak positif bagi dirinya maupun mahasiswa USM yang lain. ”Lolos menjadi Beswan Djarum merupakan tanggung jawab dan amanah baru. Harapan saya, semoga saya dapat menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan pada tahun 2026 semakin banyak mahasiswa USM yang lolos menjadi Beswan Djarum,” katanya.
Rossa berharap, agar pengalaman ini menjadi ruang pengembangan diri yang lebih luas. ”Menjadi bagian dari Beswan Djarum bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi awal perjalanan baru. Saya berharap bisa meningkatkan soft skill, memperluas relasi, dan memberi kontribusi nyata bagi kampus serta masyarakat. Semoga semakin banyak mahasiswa USM yang berani mendaftar di tahun berikutnya,” ujarnya.
Kepala Subbagian Kemahasiswaan USM, Sudarmono, SE, MM, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya. ”Kami sangat bangga atas prestasi Galuh dan Rossa. Lolosnya mereka dalam program bergengsi ini menjadi bukti kualitas mahasiswa USM yang kompetitif di tingkat nasional. Semoga pencapaian ini menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, dan berprestasi,” ungkapnya.
Dengan lolosnya dua mahasiswa tersebut, USM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan prestasi, karakter, dan potensi mahasiswa melalui berbagai peluang kompetitif dan program beasiswa nasional. ST
0



